KITA ADALAH aNAK TUHAN 

0
201

Oleh: P. Adriyanto

*”Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita yang berseru, “Ya Abba, ya Bapa!”. Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak. Jikalau kamu anak, maka kamu juga ahli waris, oleh Allah.”*
*Galatia 4: 4~7*

 

Kita bersyukur dan berterimakasih kepada Allah, karena atas kehendak-Nya kita telah dijadikan anak-Nya. Agar kita dapat menjadi anak Allah, maka kita harus memiliki sifat yang ada pada Tuhan.

Kita semua adalah anak-anak Allah karena karunia di dalam Yesus Kristus.
Sebagai akhli waris, kita layak menerima berkat-berkat-Nya yang telah diberikan Allah.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apa yang harus kita lakukan sehingga orang-orang lain dapat menerima Kristus karena kebaikan-kebaikan yang telah kita lakukan. Jangan sebagai anak Allah perbuatan kita malah mencerminkan bertentangan dengan kehendak Tuhan dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang berorientasi pada kedagingan dan kemewahan yang ditawarkan oleh dunia (hari Sabtu dugem, Minggu ke gereja, tapi sepulang dari gereja melakukan KDRT, narkoba, dan perbuatan-perbuatan dosa lainnya).

Berikut ini adalah sikap dan perilaku yang harus kita jaga sebagai anak Allah:
π. Kita harus memohon kepada Allah agar kita selalu dipimpin oleh Roh Allah.
*” Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah. Roh itu bersaksi bersama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.”*
*1 Roma 8:14,16*
Jadi bila kita tidak dipimpin oleh Roh Allah tapi oleh roh kegelapan, kita jelas tidak dapat menyandang predikat sebagai anak-anak Allah.

π. Kita menjadi anak-anak Allah karena iman kita kepada Kristus Yesus.
*”Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman kita di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua yang dibaptis dalam Kristus telah mengenakan Kristus.”*

Bila kita telah dibaptis dalam Kristus, kita dilahirkan baru dan menjadi ciptaan baru dan yang lama telah kita tinggalkan.

π. Kita harus mengasihi Bapa yang telah mengangkat kita menjadi anak-anak-Nya agar kita tetap dikenal oleh-Nya.
*” ¹ Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.”*
*1 Korintus 8: 3*

*” ² Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.”*
*1 Yohanes 5:2~3*

π. Kita harus taat kepada Allah dan hidup sebagai anak-anak terang.
*”Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.”*
*Efesus 5:8*
Baca selengkapnya Efesus 5:1~8.

Bila kita tidak bisa menerima konsekuensi-konsekuensi di atas, maka kita bukanlan anak Allah dan tidak berhak untuk mewarisi kerajaan surga yaitu kehidupan kekal bersama Kristus Yesus.
Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here