Siap Menghadapi Perubahan

0
508

 

Oleh: Oleh: Lie Stefanus Wiji Suratno

Pengkhotbah 3:1-2 (TB) Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam;

 

Dalam hidup itu penuh ketidakpastian. Tak ada satu orang pun yang tahu hari besok. Tapi yang pasti itu adalah perubahan. Bila melihat trend saat itu perubahan yang serba cepat karena teknologi akan membuat sulit bagi banyak orang. Tuhan melalui kitab Yesaya 41 : 10 memberikan penghiburan bahwa kita tak perlu takut dan kuatir karena Tuhan pasti akan menolong kita.

Perubahan itu pasti sehingga tak ada satu orangpun yang mampu melawannya. Orang mengalami 3 proses yaitu lahir, hidup dan mati. Saat hidup manusia mengalami proses anak-anak yaitu proses belajar, proses dewasa adalah masa bekerja dan proses berumah tangga atau proses menjadi tua dan sampai hari kematian ( Ibrani 9 : 27 ).

Manusia hanya sekali saja hidup dan setelah itu akan menghadapi kematian dan penghakiman.
Sebagai umat Kristen bagaimana menghadapi perubahan ?

1. Harus pasrah kepada Tuhan ( Pengkhotbah 3 : 11 ).
2. Ikuti jalan Tuhan ( Kejadian 50 : 19-20 ).
3. Harus banyak berdoa untuk mengetahui apa kehendak Tuhan bagi hidup kita ( Yakobus 4 : 10 ).
4. Orang yang hidupnya akrab dan dekat dengan Tuhan pasti akan memiliki intuisi yang lebih bagus dan lebih tajam ( Yohanes 16 : 33 )
5. Harus sabar dan tekun ( i Petrus 3 ::13-15 ). Disaat terjadi perubahan hidup dimana kita menghadapi banyak masalah yang tadinya hidup enak dan bahagia menjadi susah dan menderita maka kuncinya adalah sabar dan tekun .
6. Tidak mudah putus asa dan pantang menyerah ( Yakobus 1 : 2-4 ). Apapun kesulitan yang kita hadapi membutuhkan iman dan semangat hidup yang tinggi sehingga tidak memberi kesempatan pada Iblis. Ketekunan Ayub dalam menghadapi masalah perlu kita contoh. Dia tetap tegar semua hartanya lenyap, dia tetap tekun beribadah pada Tuhan walau semua anak-abaknya meninggal dan dia tetap tekun bersyukur pada Allah walaupun tubuhnya banyak penyakit dan dihina oleh banyak orang. Sehingga Allah melihat kebenaran dan iman yang kuat dalam hidup ayub maka Tuhan memberkati dua kali lipat semua yang hilang dalam hidupnya.

Baca juga  PENGURAPAN MENUJU PENOBATAN: KASUS DAUD

Karena hidup itu dinamis dan terus berkembang serta kemajuan jaman melalui perkembangan teknologi maka perjalan hidup manusia harus siap mengikuti perubahannya.

Dampak perubahan
1. Orang kondisinya bisa lebih baik atau buruk
2. Agar umat Tuhan lebih dekat dengan Tuhan ( Mazmur 62 : 2-3 )
3. Banyak mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan melalui doa ( Mazmur 62 : 9 ).
4. Bagi yang tidak bisa bertahan kondisi akan terpuruk, lemah iman, semangat hidup yang kendor dan mudah marah , kecewa dan putus asa.

Langkah Menghadapi Perubahan :
1. Percaya dan selalu hidup dalam Kristus ( Roma 8 ::35 )
2. Mencontoh iman Abraham yaitu taat perintah Tuhan, ingat janji Tuhan serta beriman teguh ( Kejadian 12: 1-4; 15: 4-6; 22: 11-12 ).
3. Mencontoh Daud walaupun tubuhnya kecil saat menghadapi goliat ( I Samuel 17 : 4-7, 45-47 ). Dengan senjata sederhana bisa mengalahkan panglima perang yang lebih berpengalaman.
4. Mencontoh Yusuf ( Kejadian 37 : 1-36 ). Selalu percaya akan kuasa dan kebesaran Tangan Tuhan serta penyertaanNya.

Kesimpulan dan Doa :
Tuhan telah menetapkan langkah-langkah orang sesuai dengan ketetapannya ( Yeremia 10 : 23 ). Berbahagialah orang yang mendengarkan dan memelihara Firman Allah ( Lukas 11 : 23 )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here