BERGAULLAH DENGAN ORANG BIJAK BUKAN BEBAL

0
503

Oleh: Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak

(Amsal 13:20)

Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

Seorang anak (sebut saja si Anto) tiba-tiba didengar oleh ibunya mengeluarkan kata-kata kotor setelah ditegur oleh ibunya karena melakukan kesalahan. Karena si ibu penasaran, iapun berusaha mencari tahu apa penyebab sehingga anaknya berani mengucapkan kata-kata kotor.

Ternyata si anak terpengaruh dari kampung ompungnya (opa/oma) selama si Anto berlibur 3 minggu di sana. Pada Umumnya anak-anak di kampung ompungnya sudah terbiasa mengucapkan kata-kata kotor disaat tersinggung atau merasa jengkel.

Apa yang dialami si Anto

menggambarkan bagaimana pergaulan itu dapat membentuk cara kita berpikir, cara kita berbicara, bahkan cara kita berperilaku. Ternyata pergaulan itu memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk karakter seseorang.

Ayat Hari ini mengatakan kepada kita: Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. Itu artinya jika kita sering bergaul dengan orang yang suka bicara kasar, bisa jadi kita akan terpengaruh dengan berbicara kasar.

Jika teman-teman kita adalah orang yang suka bohong,  sudah barang tentu kita juga akan terpengaruh mau berbohong. Jika kita berteman dengan orang yang suka menipu atau korupsi, maka bisa-bisa kita juga akan ikut-ikutan menipu dan korupsi.

Demikian juga sebaliknya, jika kita memiliki kumpulan teman-teman yang selalu berpikir positif dan baik, serta takut akan Allah, pasti  Roh Kudus akan bekerja dan membuat kita juga memiliki hati dan pikiran yang positif dan baik. Orang bijak adalah orang yang selalu berpikir positif dan berperilaku positif, serta hanya mau melakukan hal-hal yang terbaik bagi orang lain.

Baca juga  Kebiasaan Hidup yang Membawa Kebahagiaan: Memilih untuk Bersukacita

Orang bebal adalah orang yang tidak pernah merasa bersalah walau nyata ia bersalah, orang yang tidak pernah merasa menyesal walau ia sadar telah melakukan kesalahan, orang yang tidak pernah merasa malu, walau nyata-nyata perilakunya memalukan. Orang seperti itu pasti akan menjadi malang karena akan dicerca orang atau ditinggalkan teman-temannya.

Mari kita bergaul dengan orang bijak saja supaya kita tetap menjadi orang yang selalu dekat dengan Allah serta menjauhkan diri dari orang bebal.

Ingat: Pergaulan yang buruk dapat memadamkan Roh Allah di dalam dirimu, tetapi menciptakan pergaulan dengan orang-orang yang selalu berpikir positif dan baik akan membuat Roh Allah tetap menyala-nyala di dalam dirimu, amen.

SELAMAT PAGI

DAN

SELAMAT BERAKTIFITAS

(Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak-Jkt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here