Benih Yang Baik

0
447

Oleh:  DR. DR. LIE STEFANUS WIJI SURATNO SE, MM.

Markus 4:2-8 (TB)  Dan Ia mengajarkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Dalam ajaran-Nya itu Ia berkata kepada mereka:

“Dengarlah! Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

Pada waktu ia menabur sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.

Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.

Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.

Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati, sehingga ia tidak berbuah.

Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat.”

Tuhan Yesus memberikan pengajaran perumpamaan tentang 4 macam benih dimana pertama adalah benih yang jatuh dipinggir jalan, kedua adalah benih yang jatuh ditanah yang berbatu, ketiga benih yang jatuh di ditengah semak duri dan keempat benih yang jatuh di tanah yang baik.

Pertama, benih yang jatuh dipinggir jalan adalah orang yang mendengar Firman lalu datanglah iblis  mengambil firman yang baru ditabur itu. Tipe ini adalah orang yang hatinya masih dipenuhi oleh keinginan daging dan keinginan dunia sehingga firman yang didengar hanya masuk ke telinga kiri dan keluar telinga kanan. Dia tidak ada rasa takut akan Tuhan dan firman Tuhan tidak dianggap sama sekali.

Yang kedua adalah orang yang mendengar Firman dan segera menerimanya dengan gembira tetapi mereka tidak berakar dan tahan sebentar saja. Saat terjadi berbagai penindasan atau penganiayaan karena firman ia segera murtad. Karena dasar mengenal firmannya tidak kuat maka mudah sekali orang ini cepat meninggalkan Tuhan. Dalam hidup tak ada seorangpun yang lepas dari berbagai masalah. Orang yang kedua ini menganggap bahwa percaya Tuhan akan bebas masalah. Motivasi beribadah hanya motivasi tertentu yaitu masuk Kristen pasti hidup bahagia. Begitu datang berbagai cobaan hidup orang tipe ini tidak akan berakar kuat imannya.

Baca juga  ALDERSGATE DAY

Ketiga adalah orang yang mendengar Firman tapi karena kekuatiran dunia, tipu daya kekayaan serta berbagai keinginan-keinginan membuat firman itu terhimpit dan tidak berbuah. Tipe ketiga ini senang berada di zona nyaman dalam hidupnya. Sehingga firman yang didengar, dibaca tidak bertumbuh dan tidak menjadi dasar penguat hidupnya. Karena hidup dikuasai oleh logika berpikir sehingga yang ada hanya rasa takut, kuatir dan bimbang. Tak memiliki iman yang kuat dan tak percaya bahwa Allah ada dan hidup dalam dirinya sehingga firman itu tidak berkembang dan mati karena berbagai ketidakpercayaannya. Setiap hari terlihat seperti orang yang beriman tapi dalam kenyataan hidupnya tidak memiliki kesaksian hidup dan tidak memuliakan Allah. Sebagai umat percaya kita hidup karena percaya. Bahwa Firman Allah itu ya dan amin, apa yang dikatakan dalam Firman Allah apabila dipercayai akan memiliki kuasa mujizat yang besar. Kelompok ketiga ini banyak terdapat diantara umat percaya.

Yang keempat adalah orang yang memiliki hati sepertii anak-anak yaitu hatinya polos, beriman, pasrah pada Tuhan, berpikir sederhana bahwa Allah itu sanggup menolong kepada UmatNya yang hidup dalam berbagai kesulitan, dan hidupnya selalu menyenangkan hati Tuhan dengan menjadi pendengar dan pelaku Firman. Segala cobaan hidup bisa terjadi dalam hidupnya tetapi dia sanggup untuk mengatasinya bersama Tuhan dan dia akan keluar sebagai pemenang. Dalam suatu pertandingan proses bisa terjadi jatuh dan bangun, dalam pertandingan tinju bisa terjadi memukul dan dipukul tapi yang terpenting adalah akhir pertandingan dinyatakan sebagai pemenang. Wahyu 3 : 12, 21; 2 : 11, 17, 26 adalah janji Firman Bahwa siapapun yang bertahan sampai akhir dan menjadi pemenang maka Allah akan memberikan berbagai upah yang kekal. Maka orang tipe ini adalah orang yang berbuah 30 kali lipat, 60kali lipat dan 100 kali lipat. Perumpamaan ini sederhana, jelas dan tepat sasaran dan mudah.

Baca juga  Tetap Semangat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here