Berilah Dirimu Disucikan Oleh Roh Kudus

0
848

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi

 

 

 

1 Korintus 6:9-11

(9) Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, (10) pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. (11) Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

 

Peran Roh Kudus dalam kehidupan gereja dan pribadi sangatlah penting. Roh Kudus adalah implementasi kehadiran Yesus ditengah-tengah gereja dan pribadi. Jadi, gereja yang hidup dalam Roh Kudus adalah gereja yang menjalankan pelayanan Yesus. Bukan hanya pelayanan rohani tetapi juga pelayanan sosial seperti yang pernah ditunjukkan Yesus dalam pelayanan-Nya. Gereja yang hanya menekankan pelayanan Rohani belum sepenuhnya hidup dalam Roh Kudus. Demikian juga sebaliknya, gereja yang hanya menekankan pelayanan sosial belum hidup sepenuhnya dalam Roh Kudus. Roh kudus memberikan karunia, baik karunia rohani maupun karunia untuk kehidupan sosial. Dalam Roh kita harus mengakui adanya penyembuhan Ilahi (langsung dari Tuhan) dan tentu juga mengakui penyembuhan secara sosial (lewat tangan dokter misalnya). Nilai keduanya sama karena datang dari Roh yang sama. Siapakah yang bertindak dalam penyembuhan Ilahi? Tentu Roh Kudus. Dan siapakah yang bertindak dalam penyembuhan melalui tangan dokter? Tentu Roh Kudus juga. Dokter tidak dapat menyembuhkan, ia hanya mengobati. Ilmu mengobati adalah anugerah Tuhan.

Gereja tidak akan berkembang tanpa Roh Kudus. Roh Kudus datang kepada kita dengan karunia-karunia-Nya bahkan meahirkan buah-buah iman dari diri seseorang sebagai wujud kehidupannya dalam Tuhan. Karunia-karunia diberikan untuk membangun tubuh Kristus. Oleh karena itu kehidupan kita sebagai gereja tidak dapat dilepaskan dari Roh Kudus. Pelayanan gereja tanpa Roh Kudus akan mengalami kekeringan. Semangat pelayanan tanpa Roh Kudus akan mudah terjebak dalam kejenuhan. Roh Kudus adalah penolong gereja dalam mencapai visi dan misi yang diembannya.

Baca juga  Intip Pasar Indonesia, Protech Tawarkan Produk Ramah Difabel

Pada aras pribadi, Roh Kudus bekerja menciptakan kehidupan baru (manusia baru). Roh Kudus dapat mengubah karakter negatif menjadi positif. Ini terjadi untuk menyelamatkan manusia dari kehidupan lamanya. Roh kudus membawa kita ke dalam kehidupan Kerajaan Allah. Orang cabul, penyembah berhala, pezinah, banci, pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Itulah sebabnya Paulus meminta kita untuk memberi diri kepada Tuhan agar Roh-Nya menyucikan kita. Roh Kudus yang menyucikan kita akan mengawal kita untuk hidup dalam kebenaran.

Hidup baru dalam Roh Kudus akan mencerminkan segala sesuatu yang baru. Karakter yang baru, semangat yang baru, pola berhubungan dan berkomunikasi yang baru dan pengharapan yang baru. Semuanya ini membutuhkan penyerahan total kepada Tuhan. Kendalanya adalah kalau kita masih terikat pada pola yang lama. Karenanya karunia Roh Kudus tidak mendarat dengan baik atas diri kita. Untuk itu, berilah dirimu disucikan oleh Roh Kudus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here