CARILAH TUHAN DENGAN SEGENAP HATI!

0
331

Baca: Mazmur 119:1-8

”Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,” (Mazmur 119:2).

Sebagian besar orang beranggapan bahwa sumber kebahagiaan hidup terletak pada hal-hal duniawi: uang, mobil, rumah megah, kedudukan, popularitas dan sebagainya. Benarkah? Pemazmur menyatakan bahwa kunci untuk meraih kebahagiaan hidup adalah memegang peringatan-peringatan Tuhan (tinggal di dalam firman-Nya), dan mencari Dia dengan segenap hati. Mengapa banyak orang tidak menemukan Tuhan atau tidak mendapatkan jawaban dari Tuhan, sekalipun ia merasa sudah berdoa? Ada tertulis: ”Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.” (Amsal 16:2). Hal mendasar yang harus diperhatikan saat kita mencari Tuhan adalah sikap hati kita. Apakah kita sudah mencari Tuhan dengan segenap hati?

Selama kita mencari Tuhan tidak dengan segenap hati, setengah-setengah atau tidak bersunguh-sungguh, maka Tuhan tidak berkenan untuk menemui kita. ”…apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu…” (Yeremia 29:12-13). Karena itu pemazmur berdoa: ”Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan!” (Mazmur 119:37).  Cara agar mata kita tidak melihat hal-hal yang hamba dan hidup menurut jalan-jalan Tuhan adalah mencari Dia dengan segenap hati. ”Aku berseru dengan segenap hati; jawablah aku, ya TUHAN! Ketetapan-ketetapan-Mu hendak kupegang.” (Mazmur 119:145).

Bukan hanya dalam mengerjakan perkara-perkara rohani saja dibutuhkan sikap yang segenap hati, dalam melakukan pekerjaan konvensional pun jika kita ingin mendapatkan hasil yang terbaik dan maksimal, kita harus melakukan segala sesuatunya dengan segenap hati. Terlebih-lebih dalam hal beribadah kepada Tuhan, jangan sekali-kali kita datang kepada-Nya dengan main-main, ”…sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan mengerti segala niat dan cita-cita.” (1 Tawarikh 28:9).

Baca juga  100 Tahun HKBP di Tanah Rantau

*Mata Tuhan selalu tertuju kepada orang yang mencari Dia dengan segenap hati!*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here