KEKUATAN TANGAN TUHAN YANG MEMBEBASKAN

0
955

Oleh: Pdt.L.H.M. Simanjuntak-

KEKUATAN TANGAN TUHAN YANG MEMBEBASKAN

(Keluaran 13:11-16)

Dalam perikop ini, Allah meminta umat Israel agar mau merayakan hari pembebasan mereka dari Mesir ke Tanah kanaan yang berlimpah madu dan susu itu. Umat Israel harus menyadari dengan sungguh-sungguh bahwa mereka dapat keluar atau merdeka dari tanah perbudakan di Mesir melulu hanya karena Kuasa Allah saja.

Sebanyak 9 tulah telah dilakukan Allah, ternyata tidak membuat hati raja Firaun menrendah atau menyerah, bahkan semakin menunjukkan perlawananya kepada Allah. Muncullah tulah kesepuluh dari Allah, dimana semua anak sulung orang Mesir bahkan anak pertama dari semua hewan mengalami kematian, raja Firaunpun menyerah dan memperkenankan umat Israel keluar atau bebas dari perbudakannya di Mesir.

Tidak ada yang sanggup membebaskan bangsa Isarael dari perbudakan di Mesir, Allah yang semula dianggap oleh umat Israel tidak berdaya lagi ternyata tampil sebagai sumber penolong yang membebaskan dan mengeluarkian mereka dari Mesirm menuju kampung halaman mereke di Yerusalem. Kekuatan tangan Allah yang membebaskan mereka dari Mesir harus selalu dikenang, agar bangsa Israel mau bersyukur atas apa yang btelah mereka terima dari Allah.

Inilah yang dimintakan Allah pada Nats khobah hari ini.

Apabila engkau telah dibawa TUHAN ke negeri orang Kanaan, seperti yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dan negeri itu telah diberikan-Nya kepadamu, maka haruslah kaupersembahkan bagi TUHAN segala yang lahir terdahulu dari kandungan; juga setiap kali ada hewan yang kaupunyai beranak pertama kali, anak jantan yang sulung adalah bagi TUHAN.

Jika merdekanya umat Israel dari perbudakan di Mesir dengan mengorbankan matinya semua anak sulung orang Mesir dan anak pertama dari semua hewan, maka seharusnya umat Israel bersyukur karena pada saat itu anak sulung mereka tidak turut “dibinasakan” oleh Allah, karena Allah berpihak kepada mereka dan mendengar teriakan penderitaan mereka dari tanah perbudakan. Kasih Allah sungguh nyata kepada umat Israel, tidak hanya anak sulung mereka yang diselamatkan, namun mereka dibebaskan atau dimerdekakan dari perbudakan di Mesir serta dipulangkan menuju tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu.

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

Khotbah ini, memberikan ketetapan-ketetapan yang harus dilakukan bangsa Israel setelah mereka keuar dari Mesir dan masuk ke tanah perjanjian di Kanaan. Untuk itu Allah meminta kepada umat Israel, agar mereka mau mempersembahkan anak sulung mereka dan anak pertama hewan mereka sebagai pertanda peringatan dan sekaligus sebagai rasa syukur mereka atas kebaikan Allah yang sudah mereka terima dengan bebasnya mereka dari tanah perbudakan di Mesir.

Apakah yang harus dilakukan umat Israel? Jawabnya: mereka harus memperingati peristiwa tersebut setiap tahun serta mempersembahkan kepada Allah semua anak sulung yang lahir dalam keluarga Israel dengan cara menebusnya dengan domba jantan. Semua anak petama dari hewan jantan mereka, kecuali keledai karena kalede dianggab binatang yang lemah, boodoh dan haram, kemudian umat Israel diminya untuk mewariskan peristiwa sejarah tersebut kepada keturunan mereka, agar kelak mereka mengetahui betapa Kuasa Allah dan Kasih Allah itu ada dan nyata bagi nenek moyang mereka.

Bangsa Indonesia, akan memperingati kemerdekannya 12 hari lagi, tepatnya 17 Agustus 2018, untuk mengenang perjuangngan para pahlawan bangsa yang harus gugur di medan pertempuran untuk membebaskan bangsa Indonesia dari perbudakan yang dilakukan oleh Penjajah Jepang dan Belanda. Perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tersebut harus dikenang, harus dihormati, harus dihargai dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan baik dan penuh tanggungjawab.

Lantas sebagai orang Kristen yang telah dimerdekakan, dibebaskan oleh Yesus lewat pengorbanNya di Kayu Salib untuk menebus kita dari  “jajahan” dosa kita, apa yang harus kita lakukan untuk memperingatinya? Rasul Paulus mengatakan: Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita, karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan (Gal.5:1). Ingatlah Kekuatan Tangan Allah yang telah membebaskan dan memerdekakan kita dari kuasa iblis lewat pengorbanan AnakNya yang Tunggal, yaitu Yesus Kristus.

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

Pengorbanan Yesus yang adalah lambang kasihNya kepada kita,  harus membuat kita mengasihi sesama, melayani sesama dengan penuh kasih, untuk itu persembahkanlah seluruh hidupmu dan semua yang ada padamu kepada Allah, melebihi dari sekedar anak sulung. Kepintaranmu, hartamu, jabatanmu, kekuatanmu, anakmu, cucumu, dan apapun itu, pakailah semuanya sebagai persembahan yang baik kepada Allah, amen.

(Pdt.L.H.M. Simanjuntak-Jkt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here