Siklus Manajemen untuk Pembinaan Iman

0
710

Oleh: P. Adriyanto

“Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23)

Para eksekutif yang profesional yang menghendaki perusahaannya bertumbuh dan berkembang secara sehat, pasti akan terlebih dahulu menyiapkan perumusan siklus manajemen (management cycle) yakni siklus yang dimulai dengan perumusan misi, nilai-nilai, tujuan jangka panjang/visi dan strategi untuk menerapkan misi guna mewujudkan visi.

# *”Misi seorang Kristen”*

Ketika ditanya apa yang menjadi dasar/alasan mengapa anda menjadi pengikut Kristus? Banyak orang yang tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut karena pertanyaan itu dianggap mendadak. Ada yang menyatakan bahwa saya jadi Kristen karena orang tua dan saudara-saudara saya kesemuanya Kristen.
Saya menjadi Kristen agar seiman dengan pacar saya. Dulu saya terpengaruh oleh teman-teman saya yang Kristen, dan masih banyak lagi alasan-alasan mengapa anda jadi orang Kristen. Tapi kesemuanya itu bukan merupakan misi yang dimaksud.

Berikut ini contoh beberapa misi/alasan :

* Menjadi pengikut Kristus dengan menjadi hamba-Nya (pastor, pendeta, biarawati, evangelist). Keinginan untuk bekerja bagi Yesus.

*”Kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik.”*
*Efesus 2:10*

* Ingin bertobat dan dilahirkan kembali dalam roh agar dapat masuk surga.

*”Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”*
*Yohanes 3:3*

# *”Nilai-nilai yang mendasari kita dalam melakukan misi”*

Beberapa nilai (values) yang harus kita pegang dalam menjalankan misi:

*Mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama manusia.

*¹”Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang utama.”*
*Matius 22:37~38*

*²”Sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”*
*Yohanes 13:34*

Baca juga  Mari Bersaat Teduh Setiap Malam Bersama Revivo

*Memperhatikan kepentingan orang lain, bukan kepentingan diri sendiri.

*”Janganlah tiap-tiap orang hanya mèmperhatikan kepentingannya sendiri, tapi kepentingan orang lain juga.”*
*Filipi 2:4*

# *”Visi yang harus kita miliki”*

Visi/obsesi kita sebagai umat Tuhan adalah *”memperoleh keselamatan abadi untuk dapat memperoleh hidup yang kekal di rumah Bapa.”*
*”Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.”*
*Yohanes 10:28*

# *”Strategi (guiding) untuk mewujudkan visi yang jelas dan dapat dilaksanak/implentable”*

Berikut ini beberapa contoh strategi agar kita dapat mewujudkan visi kita:

* Kita harus mengasihi Tuhan dan menaati segala perintahNya
*” Bapa sendiri mengasihi kamu karena kamu telah mengasihi Aku.”*
*Yohanes 18:27*

* Percaya kepada Roh Kudus untuk memberikan keyakinan kepada kita mengenai keselamatan kita.
*”Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.”*
*Roma 8:16*

* Kita harus tekun berdoa dengan iman dan merenungkan Firman Allah.
*”Mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”*
*Lukas 18:1*

Hasil dari pelaksanaan management cycle di atas, akan menyebabkan kita menjadi *Pemenang /Winner.*
Amin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here