HIDUP ORANG PERCAYA

0
121

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupankita sekalian.

Yesaya 35 : 10, dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

 

Sebesar apapun penghasilan kita dalam satu bulan atau satu tahun tidak akan mempu membayar penebusan yang telah dilakukan oleh Allah kepada kita. Sehebat apapun ilmu pengetahuan kita tidak akan mempu menggantikan posisi Yesus Kristus yang telah menebus kita dari dosa. Bahkan sehebat apapun jabatan kita saat ini tidak mampu mengampuni dosa dan mampu menebus kasih karunia Allah yang kita terima.

Semua yang telah dijadikan oleh Allah di dunia ini termasuk kita yang diciptakan oleh Allah mempunyai kelemahan akibat jatuh ke dalam dosa. Ketidakberdayaan manusia harusnya diakui oleh manusia itu sendiri kepada Allah, sebab pemberdayaan manusia adalah setelah diselamatkan oleh Allah melalui Yesus Kristus.

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa alasan kita mengucapkan syukur kepada Allah karena kita menerima rencananya dan memperoleh pengampunan dari Allah.

Allah sendirilah yang menyelamatkan kita dari dosa. Maka sudah sepantas kita sebagai ciptaan Allah untuk memuji memuliakan Allah didalam setiap kegiatan kita. Salah satu bukti bahwa umat Allah memperoleh keselamatan adalah melalui keyakinan kepada Allah. Kitab Yesaya ini mempunyai topik yang khusus menceritakan hal itu, yaitu ;
dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh. Mereka yang ditawan telah dibebaskan, mereka yang berduka dan berkeluh kesah akan diselamatkan dan umat Tuhan akan mengalami sukacita yang mendalam serta memuji-muji nama Tuhan dengan sorak sorai. Pernyataan dari perikop ini adalah tahu merespon keselamatan dari Allah melalui puji-pujian kepadaNya. Pujian dan hormat hanya miliki Dia, sebab Dia yang yang membebaskan umatNya dan membawa umatNya masuk ke Sion.

Baca juga  YESUS TETAP SETIA 

Saudaraku kekasih, marilah kita kembali merenungkan hal yang sederhana, mulai dari kehidupan kita yang 20 atau 30 tahun yang lalu dibandingkan dengan tahun 2000an kemajuan teknologi sangat pesat dan kemajuan tranportasi juga berkembang pesat. Semua ini adalah rencana dan prakarsa Allah untuk menolong umat manusia dari ketertinggalan selama ini. Tugas kita akan kemajuan itu semua adalah memahami dan memelihara kecanggihan saat ini sebagai salah satu bentuk pujian dan ucapan syukur kepada Allah. Pujian dan ucapan syukur tidak selalu sama yang kita lakukan secara persekutuan kepada Allah. Kali ini kita mulai dari sikap memelihara, menggunakan, dan menguasai kemajuan dan percepatan teknologi saat ini. Jika tidak demikian kita akan mengalami kehancuran sebab Allah telah memberi keselamatan dan membawa pulang ke Sion. Bentuk dan wujud respon pujian kepada Allah harus memelihara, menguasai, dan menggunakan sesuai dengan aturan dan porsinya. Amin

HAPPY DAY

Selamat beraktivitas untuk kita semua
Salam Marturia
Pdt. Anna Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here