Sinergitas LAI dengan Gideon

0
297

Oleh Sigit Triyono (Sekum LAI)
www.alkitab.or.id IG:lembagaalkitabindonesia

Banyak orang menceritakan tentang perjumpaan pertama kali mereka dengan Alkitab adalah dengan Alkitab Gideon International. Mereka mendapatkannya dari sekolah-sekolah, hotel-hotel atau dari rumah sakit. Hal ini sesuai dengan kebijakan pihak Gideon International yang memang mendistribusikan Alkitabnya ke tempat-tempat tersebut. Disamping juga ke penjara-penjara.

Seorang sahabat bertanya kepada saya, apa hubungannya LAI dengan Gideon? Saya menjawab dengan singkat: “Kami satu keluarga dalam semangat mewujudkan Alkitab untuk semua.” “Maksud saya apakah ada hubungan struktural atau malah saling bersaing? Karena sama-sama mendistribusikan Alkitab di Indonesia,” sambung sahabat saya tersebut.

Secara organisasi LAI dan Gideon International adalah entitas lembaga yang masing-masing mandiri. Tidak ada sama sekali hubungan struktural maupun hubungan kepengurusan. Dua lembaga ini memiliki mandat yang sama bila dikaitkan dengan tugas negara Indonesia, yaitu “membangun mental spiritual warga negara Indonesia.”

Ada beberapa perbedaan antara LAI dan Gideon International. LAI memiliki enam tugas dan panggilan, yaitu: (1) Bible Translation, (2) Bible Publishing, (3) Bible Distribution, (4) Bible Engagement, (5) Bible Advocacy, dan (6) Bible Ministry. Sedangkan Gideon International fokus kepada penerbitan dan pendistribusian Alkitab.

LAI menerbitkan Alkitab utuh (Perjanjan Lama dan Perjanjian Baru), Testament (Perjanjian Baru), Portion (bagian-bagian Alkitab tertentu), dan Non Scripture (terbitan non Alkitab). Gideon International hanya menerbitkan Alkitab Perjanjian Baru plus beberapa Kitab Perjanjian Lama. LAI menyebarkan Alkitab di semua tempat yang membutuhkan Alkitab. Sedangkan Gideon International hanya menyebarkan di tempat-tempat seperti yang disebutkan di atas.

LAI menyebarkan Alkitab melalui jalur “berbayar” bagi umat yang memiliki daya beli, dan “gratis” bagi umat yang tidak memiliki daya beli. Gideon International membagikan Alkitabnya secara gratis.
LAI dan Gideon memiliki hubungan kemitraan yang sangat dekat dan erat. Betapa tidak, semua Alkitab Gideon dicetak di percetakan LAI dan disimpan di gudang LAI sebelum didistribusikan ke berbagai daerah Indonesia melalui “camp-camp” Gideon International.

Baca juga  Hanyut Terbawa Arus

Secara pribadi, saya dengan pimpinan Gideon International di Indonesia (Pak Ridwan Naftali) juga sangat dekat. Secara periodik kami bertemu untuk berdiskusi dalam rangka membahas pelayanan bersama di negeri ini. Ada banyak hal yang sangat berharga saya dapatkan dari Pak Ridwan. Kemandiriannya, kegigihannya, passionnya, dan kerendahan hatinya dalam melayani Tuhan dan sesama, sebagai orang nomor satu Gideon International di Indonesia.

Beberapa kali saya mengirimkan pesan kepada Pak Ridwan yang berisi informasi kebutuhan Alkitab Gideon di berbagai tempat. Saya berharap informasi tersebut dapat ditindaklanjuti agar umat yang membutuhkan Alkitab Gideon segera dapat terpenuhi.

Meskipun Gideon International sudah mendistribusikan Alkitab sebanyak 1,3 Milyar ke seluruh dunia, namun ternyata belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan di tempat-tempat yang menjadi sasaran distribusi mereka. Tidak usah jauh-jauh, bahkan di beberapa hotel di Kota Manado dimana saya pernah menginap, saya masih sering jumpai kamar yang tidak dilengkapi dengan Alkitab. Ini adalah peluang besar bagi Gideon International.
Semakin banyak Gideon International mampu mendistribusikan Alkitab, maka semakin terwujud visi LAI: “Firman Allah hadir bagi semua orang dalam bahasa yang dapat dimengerti dan dipahami, agar mereka dapat bertemu dan berinteraksi dengan Allah, serta mengalami hidup baru di dalam Kristus.”

*#SalamAlkitabUntukSemua*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here