BEBAS DARI RASA BERSALAH

0
512

*BACAAN ALKITAB HARI INI*

1 Yohanes 1:5-10

*BACAAN NDC BIBLE STUDY*

2 Yohanes 1

*AYAT HAFALAN*

Amsal 28:13, Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

*RENUNGAN INSPIRASI*

Sebuah pengalaman Frank Clark, Orang ini terlibat dalam 35 misi pengeboman di beberapa tempat. Yang paling membekas adalah ketika ia membom Angkatan Udara Amerika Serikat. Akibat tugas yang dijalankannya tersebut, Frank amat tersiksa dan batinnya tertindas. Di hadapannya sering terbayang wajah-wajah tak bersalah yang pernah ia bunuh. Akibat tekanan itu, pada tahun 1981 ia pernah berniat bunuh diri. Ia mengalami tekanan batin yang amat kuat. Ia melayangkan surat permohona  maaf yang tidak tanggung-tanggung banyaknya, yaitu kepada 320 kota di Jerman. Ia menyurati setiap kota tersebut untuk meminta maaf. Syukurlah pemerintah kota mengabulkan permohonan maaf yang ia sampaikan. Ketika ia mendengar berita bahagia itu, ia menangis tersedu-sedu. Bagaikan anak kecil yang meraung-raung. Mengapa Frank berlaku demikian? Karena, kini ia lega telah mendapatkan pengampunan dari keluarga orang-orang yang pernah menjadi korban tindakannya. Lalu, bagaimana dengan Tuhan? Jelas, Tuhan pun mengampuninya tatkala ia datang dengan hati yang hancur dan bertobat.

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan berbuat dosa, baik itu yang disadari atau tidak. Namun masalahnya, ada yang berbuat salah namun tak berani untuk mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Sehingga perasaan bersalah terus ikut membayangi kehidupannya. Jika hal ini terus dibiarkan, bukan hanya akan mengganggu jiwanya, tetapi pertumbuhan jasmani dan imannya pun akan ikut terganggu. Firman Tuhan berkata: “Orang yang menyembunyikan kesalahannya tidak mungkin berhasil. Tetapi, jika ia mengakui kesalahannya dan meninggalkannya, ia akan diberi kesempatan baru” (Amsal 28:14 FAYH).

Baca juga  GEREJA 57 SEN

Firman Tuhan menasihatkan, *jika kita melakukan pelanggaran dan dosa, kita harus berani mengakuinya dan meminta maaf. Pertama-tama, kita harus datang kepada Tuhan Yesus Kristus yang berkuasa untuk mengampuni dosa kita. Kemudian datanglah kepada orang yang dilukai oleh karena kesalahan Anda untuk menyampaikan permintaan maaf Anda.* Hal ini memang tidak mudah, namun saat kita mau mengakui kesalahan kita, memohon maaf/pengampunan dengan tulus dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, maka Tuhan akan memulihkan keadaan kita dan menyediakan masa depan indah bagi kita.

_Saat ini adakah dosa dan pelanggaran yang telah Anda lakukan?_ *Segera bereskan hal tersebut agar Anda terbebas dari rasa bersalah yang berkepanjangan.* (EV)

*REFLEKSI DIRI*

1. Adakah kesalahan di masa lampau yang masih menghantui Anda sampai hari ini? Langkah apa yang perlu Anda ambil untuk membereskan hal tersebut?

2. Apa saja efek negatif yang biaa diderita seseorang ketika ia tidak mampu memaafkan dirinya sendiri?

*POKOK DOA*

Bapa yang di sorga, aku mengakui dan menyesali kesalahan-kesalahan yang aku perbuat, ya Bapa. Aku memohon agar Engkau mencurahkan pengampunan-Mu atasku. Ajarlah aku, Roh Kudus, untuk tidak tenggelam dalam rasa bersalah. Aku mau bangkit dan belajar dari kesalahanku untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

*YANG HARUS DILAKUKAN*

*Akuilah kesalahan dan dosa Anda di hadapan Tuhan dan manusia, serta buatlah komitmen untuk tidak mengulanginya.*

*HIKMAT HARI INI*

*Maafkan diri Anda, belajar dari kesalahan itu, dan lanjutkan hidup Anda. — Melanie Koulouris*

============================

_*Setiap Firman Tuhan yang kita aminkan, maka Firman Tuhan itu hidup dalam kehidupan kita secara nyata.*_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here