Kekuatan dakam Pujian

0
448

 

 

Bacaan : *Mazmur 35; Lukas 8:22-25*

 

_“Dan lidahku akan menyebut-nyebut keadilan-Mu, memuji-muji Engkau sepanjang hari” (Mazmur 35:28)._

 

Kalau kita membaca ayat 35 ini maka itulah ungkapan hati Daud yang sedang gundah gulana karena menghadapi segerombolan musuh yang mengingini kecelakaannya. Dan bukan sekali ini saja Daud mengalami hal ini. Bisa dikatakan bahwa Daud adalah manusia yang sarat dengan berbagai penderitaan juga. Tetapi apa yang patut kita teladani dari Daud adalah setiap kali dia mengungkapkan keluhannya selalu diakhiri dengan pujian kepada Tuhan. Dan kali ini pun Daud memberikan pujian kepada Tuhan. Dan pujian itu adalah suatu tindakan iman bahwa Allah pasti menolongnya.

 

Kalau pujian diberikan kalau semua persoalan beres, agaknya setiap orang di muka bumi ini dapat melakukannya. Hanya orang yang yakin bahwa Allah sanggup menolong mereka saja yang dapat memuji Tuhan di tengah kemelut. Orang Kristen harus memahami kekuatan dalam pujian. Orang Kristen harus tahu cerita tentang Paulus dan Silas yang memuji Tuhan saat mereka berada dalam penjara dan penjara itu terguncang oleh kuasa Allah. Dan memang itulah bukti yang meneguhkan bahwa pujian itu sama dengan undangan kepada Tuhan Yang Maha-Hebat! Dan kalau Tuhan diundang, Dia tidak pernah menolaknya!

 

Biasakan diri kita memuji Tuhan setiap saat terutama di saat badai sedang bergejolak. Jangan melihal besarnya badai itu, sebab itu akan membuat nyali kita ciut. kita harus membuka mata iman kita lebar-lebar dan melihat kepada kekuatan Allah. Dia ahli dalam menolong umat-Nya di tengah kemelut. Dan dalam sejarah umat manusia, belum pernah ada cerita bahwa Allah itu pernah gagal menolong umat-Nya. Jadi kalau kita tahu kebenaran ini kita akan semakin yakin bahwa Allah pasti dan sanggup menolong kita.

Baca juga  CARILAH TUHAN MAKA KAMU AKAN HIDUP

 

Apa yang sedang kita alami saat ini. Apakah kita merasa bahwa kita sedang berada di tengah laut yang ganas? Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memuji Tuhan! Orang dunia akan menganggap kita tidak waras karena kita sedang memuji Tuhan di telah kemelut, tetapi percayalah bahwa pujian itu akan melepaskan kita dari kemelut!

 

*Renungan:*

_Allah kita hebat. Dia tidak pernah gagal. Yang gagal adalah umat-Nya yang tidak mau percaya kepada-Nya. Biasakan diri kita memuji Tuhan setiap saat, terutama di saat badai bergelora._

 

*_Pujian adalah undangan kepada Tuhan untuk hadir._*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here