Penggenapan Janji Pemulihan

0
1077

Oleh: Christian T

 

 

Bacaan Alkitab : Ezra 1:1-2:70

 

 

 

Syallom, sahabat-sahabat setia pembaca BGA ( Baca Gali Alkitab ) yang terkasih dalam Kristus Yesus,

 

Kitab Ezra adalah bagian dari sejarah yang berkesinambungan  orang Yahudi setelah masa pembuangan ke Babelonia terdiri atas 1 dan 2 Tawarikh,  Ezra dan Nehemia.

 

Pembuangan ke Babel terjadi 3 tahap :

1.  Pada tahap pertama ( 605 SM ),  kalangan bangsawan muda Yahudi termasuk Daniel.

2.  Pada tahap kedua ( 597 SM ) ada sekitar 11. 000 orang buangan lagi,  termasuk Yehezkiel.

Pada tahap ketiga ( 586 SM ) penduduk yang tersisa diangkut kecuali Yeremia dan rakyat miskin.

 

Demikian pula pemulihan kaum sisa buangan,  sebagai penggenapan nubuat nabi Yeremia terjadi pada tiga tahap:

1.  Tahap pertama ( 538 SM ) 50. 000 orang  kembali dibawah pimpinan Zerubabel,  Yesua,  Hargai,  dan Zakaria.( Ezr 2:1-2 )

2. Tahap kedua 5000-10. 000 berangkat pulang dibawah pimpinan Ezra ( Ezr 8:1-14, 18-21 ).

3.  Tahap ketiga ( 444SM ).  Nehemia memimpin kelompok lain ( Neh 2:1-10 ).

 

Kitab Ezra mencatat tahap pertama dan kedua pemulihan itu melibatkan tiga raja yaitu;  Koresh,  Darius,  dan,  Arthasasta.

 

Ezra 1:1-11

 

Ay. 1. Tuhan menggerakkan hati raja Koresh untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Nabi Yeremia.

Ay. 2 Tuhan menugaskan Raja Koresh untuk mendirikan rumah Tuhan di Yerusalem

Ay.3 Tuhan memakai raja Koresh membiarkan umatNya pulang ke Yerusalem

Ay.4 Raja Koresh mengharuskan penduduk setempat memberikan dukungan dengan harta benda dan persembahan sukarela.

Ay. 5 Tuhan menggerakkan setiap hati orang untuk pulang ke Yerusalem.

Ay.7 Raja Koresh mengembalikan segala perkakas Rumah Allah yang telah dirampas oleh Raja Babel,  Nebukadnezar.

 

Kesimpulan :

Sahabat BGA yang terkasih dalam Yesus,

1.  Setiap dosa dan pelanggaran perintah Allah yang sudah melebihi batas kesabaran Allah ( pemberontakan terhadap Allah ) akan mendapat hukuman,  seperti umat Allah Israel ini akhirnya dibuang ke negeri Babelonia.

 

2.  Namun Allah adalah setia dan tidak menghukum sampai selamanya,  ada waktu pemulihannya.

 

3.  Ketika penghukuman Allah memakai tangan orang  lain untuk melaksanakannya,  Demikian pula ketika melaksanakan pemulihan seperti Kerajaan Babelonia untuk hukuman pembuangan dan memakai Kerajaan Persia untuk pemulihannya.

 

4.  Semua itu terjadi karena Allah-lah yang berkuasa menggerakan hati siapapun,  khususnya hati para raja atau penguasa.

 

” Sebab TUHAN-lah yang empunya kerajaan,  DIA-lah yang memerintah atas bangsa-bangsa ” ( Maz 22:28 ).

 

” Ketahuilah,  pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa’bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan,  untuk membiasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam “.  (Yer 1:10 )

 

5.  Pemulihan terjadi pada tanah ( kota ) tempat tinggal, Bait Allah ( ibadah ), moral, kesejahteraan dan kemakmuran.

 

Sobat,

1.  Setiap hukuman pasti ada kesalahan atau pelanggaran baik pelanggaran terhadap hukum negara atau pelanggaran terhadap firman Tuhan,  maka sebagai konsekuensinya kita harus menerima hukuman. Namun yang paling penting adalah Tuhan tidak menghukum lagi ketika kita bertobat dan bahkan terjadi pemulihan.

 

2.  Jikalau kita menerima semua ini dengan ikhlas dan percaya bahwa Tuhan masih sangat mengasihi kita,  pasti ada pemulihan baik secara rohani dan jasmani/ materi ).

 

3.  Tuhan berkuasa dengan menggerakkan hati siapapun,  terutama para penguasa ( raja atau presiden , hakim, jaksa, pengacara ) untuk menggenapi janji pemulihan tersebut.

 

4.  Rencana TUHAN terhadap umatNya tidak akan pernah gagal dan pasti tetap diwujudkan. Oleh sebab itu tetaplah setia dan kuatkan hati ketika kita sedang dalam masa pembentukkan/hukuman dan pemulihan,  karana semuanya dalam bingkai rencana TUHAN mewujudkan Kerajaan-NYA yang kekal.

 

” Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN,  dialirkanNya kemana Ia ingini “.

( Ams 21:1 ).

 

” Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah TUHAN “.

( Ams 22:2 )

 

Tuhan Yesus memberkati.

 

Salam dan doa

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here