Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty Ibadah didalam kehidupan umat Allah sejak masa lampau sampai saat ini adalah substansi penting dalam hubungan Allah dengan umat-Nya. Itulah juga tujuan Tuhan membebaskan umat Allah Israel dari belenggu penderitaan akibat penjajahan di Mesir. “Biarkanlah anak–Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku”(Keluaran 4:23a). Rasul Paulus menegaskan makna Ibadah dalam arti […]
Kategori: Renungan
Oleh: Stefanus Widananta Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu Mazmur 34:14 Hampir semua orang pernah berdusta atau berbohong, baik tua atau muda, miskin atau kaya, di sekolah atau di dunia bisnis, bahkan di dalam gereja. Berbohong atau berdusta seringkali dilakukan demi kesopanan atau kebaikan atau untuk keamanan diri. […]
Beratnya Tanggung Jawab Para Gembala
Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi Yeremia 23:1-4 (1) “Celakalah para gembala yang membiarkan kambing domba gembalaan-Ku hilang dan terserak!” — demikianlah firman TUHAN. (2) Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah Israel, terhadap para gembala yang menggembalakan bangsaku: “Kamu telah membiarkan kambing domba-Ku terserak dan tercerai-berai, dan kamu tidak menjaganya. Maka ketahuilah, Aku akan membalaskan […]
Penerapan Strategic Management Dalam Kehidupan Spiritual
Oleh: P. Adriyanto *”Iman, pengharapan dan kasih dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”* *1 Korintus 13: 13* Setiap praktisi manajemen bisnis yang profesional, pasti memahami langkah-langkah standar yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan akhir *(pengharapan/obsesi/impian/visi).* Langkah-langkah tersebut diawali dengan penetapan *misi,*perumusan *nilai-nilai (values),* *visi,*perumusan *sasaran (objectives),*dan *strategi-strategi* untuk […]
Pdt. Weinata Sairin: “Non refert quis sed quid dicam. Yang penting janganlah melihat aku ini siapa, tetapi hendaknya memperhatikan apa yang kukatakan.”
*”BUKAN SIAPANYA TAPI APA YANG DIKATAKANNYA”* Dalam realitas empirik, ada banyak orang yang lebih terfokus pada figur, sosok, kedirian seseorang, dan bukan pada kata-katanya, pada gagasan dan pemikirannya. Orang lebih terkesan pada penyanyinya, dan bukan pada nyanyiannya. Orang terkesima kepada ‘the singer’ dan bukan pada ‘the song’. Apapun yang dikatakan oleh figur tertentu, apapun […]
Segala Peristiwa Sekehendak Tuhan
Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian. Ulangan 8:2, Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam […]
Mengapa Mempersembahkan Korban?
Oleh: Oka Bagas S Banyak pemimpin agama mengajar umat mereka untuk mempersembahkan korban. Namun sering kali tidak mengajarkan alasan dan tujuan dalam mempersembahkan korban. Akhirnya, mereka menghasilkan umat yang hanya sekedar menurut saja, tanpa memahami makna perbuatan mereka sendiri. Sesungguhnya domba korban diperlukan manusia setelah umat manusia jatuh ke dalam dosa. Allah […]
Pdt. Weinata Sairin: Doa Sebagai Nafas Kehidupan
“Lagipula dalam doamu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan” (Matius 6:7) Doa adalah bagian integral dari kehidupan kita umat beragama, apalagi sebagai warga Gereja. Sejak kecil oleh orangtua kita diperkenalkan dengan aktivitas berdoa, yang pada tahun 50-an masih dikenal dengan […]
Tuhan Sangat Peduli terhadap Kita yang Selalu Diliputi Kekhawatiran
Oleh: P. Adriyanto *”Casting the whole of your care (all your anxiety, all of your wories, all your concern, once and for all) on him, for He cares for you affectionately and cares about you watchfully.”* *1 Peter 5:7 – Amplified Bible* Saya coba menerjemahkan semampu saya ya: *”Curahkan segala kesusahanmu (semua […]
Jika Allah Berbicara, Dia Berbicara dalam Berkat dan Cinta Karena Itulah Bahasa-Nya
Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty Bahasa Allah berbeda dari bahasa manusia dalam banyak hal dan dalam berbagai substansi bahkan sering sangat bertentangan. Kalau bahasa manusia cenderung kasar, maka bahasa Allah manis dan lembut. Kalau bahasa manusia sering menyalahkan dan menyudutkan, maka bahasa Allah memaafkan dan penuh rangkulan. Apabila manusia sering menggunakan bahasa yang penuh […]
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




