“Manet post funera virtus. Sesudah pemakamannya kebajikannya tetap masih ada”. Kita seluruh umat manusia, tanpa memandang ‘sara’, bangsa, afiliasi politik, denominasi, bertuhan atau tidak bertuhan, ya siapapun kita, tidak terkecuali sedang berjalan ke satu titik yaitu kematian. Kematian datang merenggut siapapun. Kita tidak tahu persis jadwal kedatangannnya, jadwal itu sangat konfidensial […]
Kategori: Renungan
Gembala yang Sejati
Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi Yesaya 40:9-11 (9) Hai Sion, pembawa kabar baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik, nyaringkanlah suaramu kuat-kuat, nyaringkanlah suaramu, jangan takut! Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: “Lihat, itu Allahmu!” (10) Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka […]
Melakukan Pekerjaan Tuhan
Oleh: Anna Vera Pangaribuan Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian. Lukas 9:33: Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, Petrus berkata kepada-Nya: “Guru, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan […]
Pergulatan Manusia Mencari Spiritualitas dan Allah yang Sejati (Bagian I)
Oleh: Oka Bagas S Saya pernah menonton tayangan TV Channel National Geography tentang sebuah kota di Asia Selatan yang penduduknya percaya bahwa tikus adalah suci dan mereka sangat menghormatinya bahkan menyembahnya. Sikap penduduk tentu menyebabkan tikus merajalela dan tidak takut kepada manusia. Beberapa pria sedang makan dengan tangan mereka, tiba-tiba seekor tikus […]
Pdt. Jacobus Manuputty: ” Iman Sebesar Biji Sesawi “(Matius 17:20)
Persoalan Iman adalah persoalan mendasar bagi hidup orang percaya, bahkan mati hidup orang percaya terletak pada Imannya. Mati hidup artinya, orang percaya akan sama dengan orang-orang yang sudah mati, apabila mereka tidak memiliki Iman. Sebaliknya, orang-orang percaya yang sedang menjalani hidup tetapi tanpa Iman, maka mereka sedang menuju kematian. Itulah prinsip hidup orang-orang ber-Iman, Imanmu […]
Pdt. Weinata Sairin: Tiada Takut Dijemput Maut!
“Pallida mors aequo pulsat pede pauperum tabernas/regumque turres. Dengan langkah yang sama, kematian yang tanpa warna mengetuk gubuk si miskin atau benteng sang raja”. Maut, kematian adalah sebuah kepastian. Satu-satunya kepastian yang benar-benar pasti dalam sebuah kehidupan, adalah kematian. Yang lain selalu bersifat relatif, jadwalnya tentative. Namun kepastian dalam konteks kematian itu, tidak […]
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya Markus 8;36
Oleh: Stefanus Widananta Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya Markus 8;36 Hampir semua orang memiliki orientasi untuk menjadi sukses dan pada umumnya sukses identik dengan uang atau harta kekayaan yang berlimpah Memang betul seorang karyawan dianggap sukses apabila bisa mencapai posisi puncak dalam perusahaan, seorang mahasiswa dianggap sukses apabila […]
Orang Benar Memberi dengan Benar
Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi Maleakhi 3:6-12 (6) Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (7) Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami harus kembali?” (8) Bolehkah […]
Lepaskan Kuasa Yang Ada di dalam Kita!
Oleh: P.Adriyanto *Di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan* *Kolose 2: 3* Jeff Wilerstein, professor dari Penn State University, menyatakan bahwa 25 tahun prestasi China telah melampaui 2 abad prestasi Amerika. Memang dalam bidang teknologi dan ekonomi China sudah mengungguli negara-negara maju (developed countries) di dunia. Ambil contoh, […]
Menghambakan Diri Kepada Kebenaran
Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi Roma 6:15-23 (15) Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak! (16) Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, […]
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




