POLA HIDUP BAHAGIA

0
81

Oleh: L Stefanus Wiji Suratno

 

Lukas 11:28 (TB) Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

 

Untuk memperoleh hidup bahagia tidak rumit kata Tuhan, banyak mendengarkan dan membaca Firman Tuhan serta memelihara siang dan malam maka bahagia akan kita peroleh.

Ada 4 pola hidup bahagia yang bisa kita lakukan :
1. Hidup Sederhana ( Live Simply )
2. Care Deeply (Perhatian yg Mendalam)
3. Love and Generously ( Kasih dan Murah hati )
4. Speak Kindly ( Berbicara penuh kasih sayang ).

LOVE SIMPLY :
Jangan kuatir terhadap hidup apa yang hendak kamu makan atau minum serta apa yang hendak kamu pakai. Carilah dahulu Tuhan dan kebenarannya maka semua akan diberikan kepadamu ( Matius 6 : 33-34 ). Hidup sederhana banyak membuat hati tenang ( I Timotius 6 : 8; 2 : 9-10 ). Yohanes pembaptis contoh orang yg hidup sederhana ( Markus 1 : 6, Lukas 3 : 11 ).

CARE DEEPLY :
Tuhan Yesus banyak memberikan contoh kasih yang mendalam. Yaitu kasih Tuhan pada anak-anak ( Markus 10 : 13-16 ). Kasih terhadap orang-orang yang lapar dan sakit ( Matius 14 : 14-16; 15 : 30-31 ). Kasih Tuhan terhadap ibuNya ( Yohanes 19 : 26-27 ). Dan terlebih lagi kasih Tuhan terhadap semua umat manusia ( Yohanes 3 : 16 ; Matius 25 : 35-36, 45-46 ).

LOVE AND GENEROUSLY :
Berbahagialah orang yang murah hatinya ( Matius 5 : 7 ). Lebih baik memberi daripada menerima ( Kisah Rasul 20 : 35 ). Tuhan berkorban nyawanya untuk menebus dosa manusia ( Yohanes 15 : 13 ). Kita bisa mencontoh janda miskin yang memberikan dengan apa yang dimilikinya ( Lukas 21 : 1-4; Markus 12 : 42-44 ). Oleh sebab itu dalam memberikan persembahan yang dikenan Tuhan adalah memberikan dengan sukarela ( II Korintus 9 : 6-8 ).

SPEAK KINDLY :
Berbahagialah orang yang lemah lembut karena mereka akan memiliki bumi ( Matius 5 : 5 ). Artinya orang yang lemah lembut adalah orang yg sempurna dalam perkataannya dan akan disenangi banyak orang. Barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya adalah orang yang sempurna ( Yakobus 3 : 2-6 ). Tuhan Yesus adalah contoh dari rendah hati dan lemah lembut ( Matius 11 : 28-30 ). Musa juga contoh dari orang yang lemah lembut ( Bilangan 12 : 3 ). Karakter Musa adalah seorang yang mudah emosi saat masih muda tetapi setelah Tuhan pakai menjadi hambaNya menjadi orang yang sangat lemah lembut. Hidup bersama Tuhan merubah karakter yang buruk menjadi karakter yang baik dan positif.

Kesimpulan dan Doa :
Karena itu haruslah kamu sempurna sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna ( Matius 5 : 48 )

Salam kasih
L Stefanus Wiji Suratno
Dosen Universitas Katolik Parahiyangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here