PAHAMILAH FIRMAN ALLAH SECARA BENAR

0
269

 

Oleh: Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak

 

(Matius 22:29)
Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.

Kita tahu bahwa orang-orang Saduki sebenarnya tidak mengerti kitab suci maupun kuasa Allah, karena sesungguhnya kelompok Saduki adalah orang yang tidak percaya adanya kebangkitan. Sikap itu biar bagaimanapun adalah sebuah kesalahan besar bagi orang Saduki sebab mereka gagal dalam memahami Alkitab khususnya mengenai kebangkitan dan kemampuan Allah untuk mengatasi situasi.

Orang Saduki mendatangi Yesus dan bertanya kepadaNya:
Guru, Musa mengatakan, bahwa jika seorang mati dengan tiada meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu (24).

Kemudian melanjutkan pertanyaannya dengan mengatakan:
Siapakah di antara ketujuh orang itu yang menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia.

Sebenarnya orang-orang Saduki tidak perlu bertanya hal seperti itu, seakan mereka percaya ada kebangkitan padahal tidak. Benar-benar mereka tidak mengenal Yesus dan tidak mau percaya kepadaNya.

Dengan tegas Yesus menjawab:
Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Yesus menempuh jalan yang lain untuk menanggapinya sebagai jawaban dan Yesus mengatakan:
Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

Dari jawaban ini Yesus ingin mengatakan bahwa orang-orang Saduki tidak mengerti akan Firman Allah, dan juga mereka tidak mengerti kuasa Allah.

Jawaban Yesus ini juga sekaligus ingin menyatakan ketidak-setujuanNya atas pikiran kebanyakan orang Yahudi pada waktu itu, bahwa sesudah kematian ada hari kebangkitan dan setelah adanya kebangkitan akan ada pula nikah.

Jawaban Yesus dengan mengatakan, kamu sesat, itu menunjukkan bahwa orang Saduki tidak mengerti Firman Allah dan juga tidak memahami kuasa Allah. Orang-orang Saduki sesunguhnya belajar hanya dengan mengandalkan pikirannya dan tidak membukakan hati mereka kepada Firman Allah, sehingga merekapun dianggap sesat oleh Yesus.

Baca juga  TUHAN MENEGUHKANMU.

Sesungguhnya mereka tidak percaya akan Firman Allah yang mengajar tentang adanya kebangkitan dan tentang kuasa Allah yang dapat membangkitkan orang mati. Orang-orang Saduki merupakan gambaran yang tepat akan orang-orang yang hanya mempergunakan otak saja untuk memahami Firman Allah, sehingga mereka tidak dapat sampai kepada kebenaran Allah.

Dengan pertanyaannya itu sesungguhnya orang-orang Saduki ingin menjebak Yesus. Adalah sebuah kebodohan besar bahwa sebenarnya orang Saduki tidak mengerti siapa yang sedang mereka ajak bicara.

Lewat ayat harian saat ini kita diingatkan jangan hanya sekedar percaya kepada Allah namun kita tidak memahami FirmanNya. Jika kita tidak memahami FirmanNya padahal kita selalu mendengarnya, maka itu sama saja kita tidak memahami bahwa pada Allah ada Kuasa besar yang penuh dengan keajaiban, berarti kita adalah orang SESAT.

Kita tetap saja menjadi orang yang selalu kuatir dan penuh ketakutan di dalam menjalani hidup ini karena kita tidak mengetahui atau mempercayai kuasa Allah? Bukankah Allah yang memberikan kepada kita Firman-Nya?

Allah telah mengutus anakNya yang tunggal, yaitu Yesus Kristus yang telah mati untuk mebebus dosa-dosa kita agar memperoleh hidup yang kekal. Pahamilah dan yakinilah bahwa dibalik kematian ada kebangkitan dan hidup yang kekal seperti malaikat di Sorga, amen.

SELAMAT PAGI
DAN
SELAMAT BERAKTIFITAS
(Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak-Jkt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here