Ada Harganya

0
96

 

Mazmur 85; Kisah Para Rasul 3:19,20

Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali, sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau? Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu!

(Mazmur 85:7,8)

Kebangunan rohani adalah kunjungan Allah yang memberikan kehidupan kepada orang benar setelah sekian lama mereka terlelap dan terlena. Kebangunan rohani akan memulihkan kesadaran akan kehadiran dan kekudusan Tuhan. Akibatnya dosa dibenci habis-habisan dan setiap dosa orang berdosa akan tertelungkup memohon pengampunan Tuhan. Itulah yang dinamakan dengan “waktu kelegaan” (Kisah Rasul 3:20)

Kebangunan rohani bukanlah cerita sejarah yang hanya dikagumi saja. Kebangunan rohani dapat terjadi sekarang ini. Hanya masalahnya adakah orang yang merindukannya dan mau membayar harganya ? tidak ada jalan pintas menuju kebangunan rohani. Gereja-gereja merindukan kebangunan rohani tetapi tidak ada yang mau membayar harganya. Kita hanya puas dengan hasil KKR dengan kehadiaran ribuan orang, meskipun kita tidak tahu berapa orang yang diselamatkan. Dan perlu kita ketahui bahwa Evan Roberts membutuhkan waktu 11 tahun sebelum kebangunan rohani menyapu Welsh. Itulah salah satu sejarah kebangunan rohani besar yang pernah terjadi. Itu bukanlah peristiwa yang direncanakan, tetapi acara ilahi yang mulanya digumulkan oleh segelintir orang.

Sayang, kesadaran akan kebangunan rohani tidak diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya membayar harganya. Inilah saatnya semua gereja bertekuk lutut di hadapan Allah yang perkasa itu dan memohon kepadaNya mencurahkan api kebangunan rohani. Inilah saatnya gereja melupakan segala perbedaan dan perselisihan. Tidak perlu ada lagi “cakar-cakaran” dan saling menjatuhkan dari antara anak-anak Tuhan. Kalau gereja hanya sibuk dengan kepentingan diri sendiri, maka setiap hari akan ada jutaan manusia yang berguguran ke dalam api penghukuman.

Baca juga  Sinergitas LAI dengan Gideon

Kebangunan rohani adalah kerinduan kita yang terutama. Marilah kita bersama-sama berseru kepada Tuhan, “Ya Tuhan kami, pulihkanlah kami dan kirimkanlah api kebangunan rohani membakar hati setiap manusia supaya setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan.”

Renungan :

Kebangunan rohani terjadi karena ada orang yang membayar harganya. Apakah kita mau membayar harganya ? Apakah kita mau berdoa sungguh-sungguh sampai tenaga kita nyaris habis untuk melihat kebangunan rohani tercurah ?

Masih adakah anak Tuhan yang meminta kebangunan rohani daripada kebangunan materi ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here