j

 

Oleh: P. Adriyanto

 

 

 

“Karena kamu telah dilahirkankan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, melalui firman Allah yang hidup dan yang kekal.”

*_1 Petrus 1:23*

 

Berdasarkan perikop di atas, kita ketahui bahwah melalui firman Allah yang hidup, kita dapat dilahirkan kembali dari benih yang tidak fana.

Bila kita membaca Alkitab, janganlah menganggap Alkitab hanya sekedar buku kumpulan ajaran dan janji-janji Allah kepada kita. Bila kita membaca firman, kita harus yakin bahwa kita sedang menanam benih-benih iman untuk pemulihan dari penyakit, benih pelepasan  dan penghiburan dari berbagai kesusahan dan kepahitan, benih-benih optimisme untuk hidup, benih-benih perlindungan Tuhan terhadap kita dan masih banyak benih-benihh lain. Firman Tuhan adalah benih unggul yang harus tertanam dalam hati setiap orang yang percaya.

 

Ada orang-orang yang baru membuka dan membaca Alkitab pada saat mereka menemui masalah, dikira Alkitab adalah buku petunjuk *problem solving* yang dapat memecahkan segala perkara tanpa campur tangan Tuhan; jadi cukup dengan membaca saja.

Ada lagi orang-orang yang rajin membaca firman Tuhan untuk mempertebal iman mereka, tapi tidak melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.

 

Kita adalah penabur dan Tuhan telah menyediakan benih bagi kita untuk kita tabur di hati orang-orang lain yang belum mengenal Kristus.

*”Ia menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk di makan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenarannya.”*

*2 Korintus 9:10*

 

Benih firman pasti akan menumbuhkan tanaman yang baik dan berbuah lebat dan kita akan memperoleh kehidupan kekal.

Sampai saat ini tetap berlaku *hukum tabur dan tuai* secara alamiah. Apabila kita menabur kebaikan, maka kita akan menuai hal-hal yang baik. Namun, bila kita menabur kejahatan, maka kita akan menuai kecelakaan bagi kita sendiri.

Firman juga mengingatkan kita untuk tidak menabur dalam daging (berbagai kesenangan duniawi) yang akan berujung pada kebinasaan.

*”Barangsiapa menabur dalam daging, ia akan menerima kebinasaan dari dagingnya, tetapi bila menabur dalam Roh, maka ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.”*

*Galatia 6:8*

 

Benih apa yang akan anda tanam dan akan anda tanam di mana?

Pilihlah benih firman Tuhan dan kita akan menuai kebajikan dan kehidupan kekal.

Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here