Berbakti pada Ayah-Ibu

0
777

 

 

 

Oleh: DR. DR. STEFANUS WIJI SURATNO SE, MM, PHD, DTH (C). 

 

Efesus 6:1-3 (TB)  Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.

Hormatilah ayahmu dan ibumu — ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:

supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

 

Pada 10 hukum Allah tercatat hormatilah Ayah dan Ibumu. ( Keluaran 20 : 12 ). Rasul Paulus menasihatkan di Efesus 6 : 1-3 bahwa Supaya engkau panjang umurmu dibumi dan penuh kebahaguaan. Berapapun harta kita yang kita berikan pada orang tua tetap tidak bisa menebus pengorbanan orang tua kita saat kita dalam kandungan dan dibesarkan dengan kasih sayang seorang ibu.

 

Kolose 3 : 20 yang indah di dalam Tuhan adalah taatilah orang tua dalam segala hal. Peringatan dan nasihatnya sangat baik untuk hidup kita di masa yang akan datang.

Dan dalam 10 hukum Allah oleh Tuhan Yesus diringkas menjadi 2 yaitu dengan hukum kasih pertama yaitu kasih vertikal adalah kasih terhadap Allah dan kedua kasih secara horinzontal adalah kasih terhadap sesama manusia. ( Matius 22 : 37-40 ). Tuhan Yesus menempatkan kasih terhadap ayah dan ibu menjadi prioritas pertama dalam kasih secara horizontal atau kasih terhadap sesama manusia. Karena ada rahasia penting dalam kasih terhadap ayah ibu yaitu rahasia hidup bahagia dan rahasia panjang umur. Hal ini juga didukung dengan preseden cerita rakyat yang banyak diketahui dan dipercayai masyarakat sebagai sesuatu yang tidak boleh dilakukan yaitu Malin Kundang yang kualat karena menyia-nyiakan ibunya diwaktu sudah tua. Sekalipun legenda namun secara etika dan kehidupan sosial hal itu menjadi hal yang ditakuti oleh seorang anak untuk tetap hormat terhadap orang tua.

 

Selama kita hidup di dunia banyak derita dan penuh perjuangan. Namun Tuhan mengajarkan kuncinya bahwa bahagia itu dapat kita raih dengan cara kita takut dan hormat terhadap Tuhan dan orang tua kita. Sampai-sampai dunia juga merayakan hari terhadap orang tua yaitu mother dan father day. Tanggal 21 juni dan 22 Desember menurut wilkipedia ditetapkan sebagai hari ayah dan hari ibu. Di Indonesia lebih menekankan hanya hari ibu sedang diluar negeri ada Father day juga. Jadi hormat terhadap orang tua juga memiliki manfaat yaitu supaya panjang usia. Fenomena sekarang terjadi disaat orang tua sudah mulai tua anak-anak sudah mulai sibuk dan tidak mau capai mereka dengan tega ditaruh dipanti jompo padahal mereka tidak tahu bagaimana kasih orang tua saat melahirkan dan membesarkan anak-anaknya. Kemajuan jaman membuat banyak berpikir praktis dan melupakan sejarah dan etika.

Melalui firman ini jika kita mau hidup bahagia dan panjang umur dibumi hormatilah kedua orang tuamu dan rawatlah mereka sampai akhir hidup mereka dengan penuh kasih maka kita akan disebut sebagai pengikut-pengikut Kristus yang sejati.

 

Kesimpulan dan Doa :

Berbahagia dan panjang umur di bumi bagi setiap orang yang hormat dan berbakti terhadap kedua orang tua karena itu yang dikehendaki Allah.

Salam kasih

DR. DR. STEFANUS WIJI SURATNO SE, MM, PHD, DTH (C).

DOSEN PROGRAM DOKTOR THEOLOGY DAN MINISTRY HARVEST INTERNATIONAL THEOLOGICAL SEMINARY.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here