Jangan Tinggi Hati!!

0
1279

 

 

Oleh: Stefanus Widananta

 

 

Tinggi hati mendahului kehancurab, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.

Amsal 18:12

 

Baru-baru ini, seseorang dengan arogannya merusak lapak seorang penukar uang dan tidak ada seorangpun yang mencoba menyadarkannya

Arogansi memang terjadi dimana-mana, bisa di masyarakat, keluarga dan juga dalam gereja.

Orang yang memiliki kekayaan, kepandaian, kecakapan, mempunyai kecenderungan untuk minta diperhatikan dan dihormati, juga kecenderungan untuk meremehkan orang lain.

 

Paulus pernah menegur jemaat Korintus yang tampaknya penuh dengan kesombongan, “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?”

 

Jemaat Korintus lupa bahwa semua yang mereka miliki berasal dari Tuhan dan untuk itu tidak boleh ada orang yang menyombongkan dirinya.

Sebagai murid Kristus, kita harus menyadari bahwa kalau kita ada sebagaimana kita ada hari ini, itu semata-mata karena anugerah Tuhan, demikian pula, apabila kita memiliki kekayaan, kepandaian, kedudukan yang tinggi, kecakapan, ingatlah semuanya karena kasih karunia Tuhan.

 

Paulus juga mengatakan, “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia dan oleh Dia dan kepada Dia; Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

Semua yang kita miliki, itu berasal dari Tuhan, oleh Tuhan dan untuk Tuhan.

Jangan arogan, jangan sombong, jangan mentang-mentang, ingat kesombongan berakibat pada kehancuran dan bahkan kekejian bagi Tuhan.

 

Tuhan Yesus memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here