DIBERKATILAH ORANG YANG MENGANDALKAN TUHAN

0
21610

 

 

Yeremia 17-18

 

Yeremia 17:7-8 (7) Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (8) Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

 

Firman Tuhan ini sungguh luar biasa, karena Tuhan berjanji bahwa ORANG YANG MENGANDALKAN Tuhan dan YANG MENARUH HARAPANNNYA hanya kepada Tuhan dalam segala aspek kehidupannya akan DIBERKATI oleh Tuhan.

 

Arti kata MENGANDALKAN TUHAN = BATACH (ibrani), artinya adalah lebih konfiden, lebih yakin, lebih merasa aman, lebih percaya dan lebih mempercayakan dirinya sepenuhnya hanya kepada Tuhan.

 

Jadi ketika kita lebih mempercayakan diri kita sepenuhnya hanya kepada Tuhan dan menaruh harapan kita sepenuhnya hanya kepada Tuhan, maka janji Tuhan ini terjadi dan digenapi dalam segala aspek kehidupan kita, bahwa :

 

• IA SEPERTI POHON YANG DITANAM DITEPI ALIRAN AIR.

Artinya kita menjadi pribadi yang selalu melekat kepada Tuhan dan kepada Firman Tuhan, sehingga yang menjadi sumber kehidupan kita adalah Firman Tuhan, yang menjadi pegangan kita adalah Firman Tuhan dan kita hanya percaya kepada apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan, sebab air menggambarkan Firman Tuhan dan Yesus adalah air kehidupan.

 

• IA MERAMBATKAN AKAR AKARNYA KETEPI BATANG AIR.

Artinya kehidupan kita berakar sangat kuat, memiliki pondasi dan dasar yang sangat kuat hanya kepada Firman Tuhan, sehingga segala aspek kehidupan kita hanya didasari dan ditopang oleh Firman Tuhan.

 

• IA TIDAK MENGALAMI PANAS TERIK.

Artinya adalah ketika kita menghadapi kesulitan, tantangan dan masalah kehidupan, kita tetap teguh, tidak mengeluh dan tidak mudah menyerah, karena selalu mengalami penyertaan dan perlindungan yang dari Tuhan.

 

• IA SEPERI DAUN YANG TETAP HIJAU.

Artinya orang melihat kehidupan kita adalah kehidupan yang indah, yang menyenangkan dan yang penuh sukacita, jadi gambarannya seperti orang yang sedang melihat pohon yang rimbun, yang hijau dan yang indah, sehingga kehidupan kita menjadi berkat dan memuliakan Tuhan.

 

• IA TIDAK KUATIR DALAM TAHUN KERING.

Artinya kita selalu percaya akan janji Tuhan dan jaminan Tuhan, sehingga kita menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur dan bersukacita, sebab kita percaya bahwa pengharapan didalam Tuhan tidak pernah mengecewakan.

 

• IA TIDAK BERHENTI MENGHASILKAN BUAH.

Artinya kehidupan kita menghasilkan buah karakter yang benar, yang penuh kasih, yang penuh damai sejahtera, yang selalu bersyukur dan bersukacita, sehingga kita menjadi pribadi yang produktif, kreatif, bermultiplikasi dan mengalami buah buah keberhasilan dalam segala aspek kehidupan kita.

 

Demikian juga akan terjadi sebaliknya, melalui Firman Tuhan ini, Tuhan mengingatkan kepada kita supaya kita JANGAN MENGANDALKAN MANUSIA dan KEKUATAN kita :

 

Yeremia 17:5-6 (5) Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! (6) Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.

 

Jadi melalui Firman Tuhan ini, kehidupan manusia akan menjadi terkutuk yaitu ia menjadi seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun dan ia akan tinggal di negeri padang asin yang tidak berpenduduk, jika :

 

• MENGANDALKAN MANUSIA DAN KEKUATAN SENDIRI !

Artinya adalah lebih konfiden, lebih yakin, lebih merasa aman, lebih percaya dan lebih mempercayakan dirinya sepenuhnya hanya kepada kekuatan manusia, yaitu mengandalkan pikiran, pendapat, prinsip prinsip dan cara cara manusia.

 

• HATINYA MENJAUH DARI PADA TUHAN !

Arti kata “hatinya menjauh” dalam bahasa ibrani adalah “Cuwr” artinya hatinya memberontak kepada Tuhan, hatinya meninggalkan Tuhan dan hatinya semakin menjauhi dari pada Tuhan, sehingga semakin lama semakin tidak peka lagi dengan Firman Tuhan.

 

Karena manusia tidak mengandalkan Tuhan, tetapi mengandalkan kekuatannya sendiri dan hatinya menjauh kepada Tuhan, maka sebagai akibatnya hati manusia semakin tidak benar dihadapan Tuhan, sebab Tuhan melihat, mengenal, mengetahui dan menguji setiap hati manusia dan Tuhan juga menguji setiap batin manusia.

 

Yeremia 17:9-10 (9) Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya? (10) Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

 

• MANUSIA HATINYA LICIK !

Arti kata Hatinya licik = ‘Aqob (ibrani), artinya adalah dalam diri manusia Tuhan melihat banyak kemunafikan, suka bohong, tidak jujur, suka menipu, curang, culas, palsu, sombong, ingin menonjol, suka membanggakan diri dan seperti orang yang berjalan diluar jalur kebenaran.

 

• MANUSIA HATINYA MEMBATU !

Arti kata Hatinya membatu = ‘Anash (ibrani), artinya adalah dalam diri manusia Tuhan melihat hatinya keras, jahat, keji, gusar dan sulit untuk disembuhkan, sehingga pribadinya menjadi lemah, rapuh, murung dan sedih, biasanya orang yang seperti ini adalah orang yang tidak pernah bersyukur dan mudah putus asa.

 

Melalui Firman Tuhan ini menjadi pelajaran dan peringatan bagi kita bahwa PADA AKHIRNYA hanya orang orang yang HIDUPNYA MENGANDALKAN Tuhan yang dapat BERTAHAN, BERHASIL dan BERDAMPAK, tetapi orang orang yang HIDUPNYA MENGANDALAKAN MANUSIA dan KEKUATAN SENDIRI dan yang HATINYA MENJAUH DARI PADA Tuhan, tidak akan dapat bertahan, tidak akan berhasil dan tidak akan berdampak.

 

Deklarasi Firman Tuhan :

Puji Tuhan ! Oleh anugerah Tuhan kami adalah orang orang yang hidupnya diberkati, karena kami hanya mengandalkan Tuhan, menaruh harapan kami hanya kepada Tuhan dan hati kami tidak menjauh kepada Tuhan ! Kami bersyukur oleh anugerah Tuhan, kami menjadi seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar akarnya ke tepi batang air dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, yang tidak berhenti menghasilkan buah dan apapun yang kami perbuat selalu berhasil ! Grace 3x !

 

Semakin kita hanya mengandalkan Tuhan, menaruh harapan kita hanya kepada Tuhan dan hati kita tidak menjauh dari pada Tuhan, maka akan semakin besar Anugerah dan Janji Janji Tuhan yang terjadi dalam segala aspek kehidupan kita ! Have a blessed day ! Gbu. AM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here