Dicari: Daniel-Daniel Baru di Akhir Zaman Ini!

0
266

Oleh: Christian T

*Bacaan Alkitab : Daniel 6:20-29*

 

 

 

*Syalom, sahabat-sahabat setia pembaca BGA ( Baca Gali Alkitab) yang terkasih dalam Kristus Yesus,*

 

Semalaman raja Darius gelisah dan tidak dapat tidur, sehingga pagi-pagi benar setelah fajar menyingsing beliau dengan buru-buru pergi ke gua singa untuk menjenguk dan melihat apakah Allah yang diyakini oleh Daniel dan juga harapan dari raja yang diyakininya juga menolong Daniel sehingga Daniel selamat dari mangsa singa. Dengan suara yang sayu raja memanggil Daniel, mungkin juga dengan harap-harap cemas dan rupanya Daniel mendengar sapaan raja dan menjawabnya dengan sangat menghormatinya dan  mengatakan bahwa Allah telah mengutus malaikatNya untuk mengatup mulut singa-singa itu sehingga mereka tidak mengapa-apakan Daniel (20-23b).

 

Satu hal yang sangat utama dan sangat menarik untuk diperhatikan dari kalimat yang selanjutnya keluar dari mulut Daniel adalah pada *ayat 23 c* :

 

*……. , karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan.”*

 

Daniel menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah di hadapan Allah, dan juga tidak melakukan kejahatan kepada raja dan juga kepada kerajaan Media-Persia, oleh sebab itu raja Darius memerintahkan untuk mengeluarkan Daniel dari dalam gua singa itu dan tidak didapati luka sedikitpun padanya (24).

 

Selanjutnya raja memerintahkan untuk melemparkan para musuh Daniel ke dalam goa singa. Belum lagi mereka sampai ke dasar goa, mereka telah diterkam oleh singa-singa itu dan meremukkan tulang mereka (25). Dan kemudian yang sangat luar biasa adalah  raja memerintahkan kepada seluruh orang dari segala bangsa, suku dana bahasa dibawah kekuasaannya harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, karena sungguh Allah telah melakukan perbuatan-perbuatan yang besar dan ajaib di langit dan di bumi. Terutama Allah telah menyelamatkan Daniel dari cengkraman maut singa-singa buas (26-28).

Baca juga  Pujian yang Penuh Kuasa

 

*Sahabat BGA yang terkasih dalam Yesus,*

Yang sangat menarik disini adalah pengakuan raja Darius terhadap Allah yang disembah oleh Daniel dan seluruh orang Israel :

 

* …… , sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir (27b)*

 

Raja Darius yang adalah seorang raja yang memimpin sebuah kerajaan atau negara adi kuasa yang menguasai banyak negara dan daerah dari segala bangsa, suku dan bahasa sungguh takluk kepada Allah yang disembah oleh Daniel dan umat Isreal.

 

Dan akhirnya Allah memberikan upah kepada Daniel yang sangat luar biasa dan tentu juga yang sangat diingini dan diperebutkan oleh banyak orang yaitu kekuasaan yang tinggi. Daniel diberikan kedudukan yang tinggi setelah raja pada pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu (29).

 

*Sobat yang terkasih,*

Inilah klimaks dari kisah Daniel yang ada beberapa hal yang menjadi pelajaran dan patut kita teladani dari kehidupannya yang menjadi salah satu para pemuda Yahudi yang turut menjadi tawanan dan orang-orang buangan di negeri Babelonia, orang Kasdim sampai zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu :

 

1. Daniel tetap konsisten menyembah Allah yang disembah oleh nenek moyamgnya, yakni Allah yang disembah oleh Abraham, Ishak, Yakub, Musa, Yosua, Daud dan para raja lainnya, selain daripada itu Daniel tidak mau berkompromi sedikitpun terhadap dosa dan juga mengikuti aturan atau ikut arus di tempat dia berada dengan segala hukum dan perbuatan orang yang tidak mengenal Allah, sekalipun kedudukan atau kenikmatan dan bahkan nyawa yang menjadi taruhannya.

 

2.  Daniel tetap rendah hati sekalipun dia dianugerahi hikmat, kebijaksanaan, dan dapat mengartikan mimpi,  yang melebihi dari kawan-kawannya dan dari para orang bijak lainnya.  Dia tetap bersandar dan mengandalkan TUHAN ketika masalah menjeratnya, yakni dari para musuh yang iri dan membencinya, dan bahkan telah divonis mati. Dia tidak cengeng atau cemen mentang-mentang mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan raja. Setelah itu oleh sebab  undang-undang dia harus menjalani hukuman mati. Daniel tidak menjadi kecewa, marah, menyalahkan Allah maupun raja. Dia tidak mundur iman sedikitpun dan tidak mundur selangkah pun dari segala ancaman yang menghadangnya. Dia tidak menuntut balas jasa selama ini terhadap raja, bangsa dan rakyat Persia. Justru dalam keadaan yang sangat genting ini Daniel menyerahkan dan mengandalkan TUHAN bahwa TUHAN akan menolong dan menyelamatkannya.

Baca juga  Pertolongan Tuhan Tepat pada Waktunya

 

3. Daniel tidak menjadi pemuda yang penakut. Ia berprinsip tidak ada alasan dan tidak perlu takut selama ia tidak berbuat kelalaian, kesalahan, kejahatan terhadap pemerintah dan negara, dan terutama kepada Allah. Ia tahu bahwa banyak pejabat tinggi dan orang-orang yang tidak mengenal Allah, yang iri dan dengki kepadanya, para pembenci yang memusuhinya hendak mencelakakannya dan telah berhasil membuat perangkap yang baik menjeratmya. Namun dalam hal ini Daniel tidak membalasnya dengan melakukan manuver-manuver yang licik, dan juga tidak mengambil kesempatan terkait hubungangan dekatnya  dengan raja dan apalagi raja sangat menyayanginya.

 

4. Daniel telah membuktikan dalam sejarah Israel, sejarah Kekristenan, dan sejarah dunia bahwa karena kesetiaannya dalam mempertahankan keyakinannya atau imannya  yang tanpa kompromi sedikitpun, bahwa Allah yang disembahnya dan diyakininya selama ini adalah Allah yang hidup, Allah yang tidak tidur, tidak tuli, dan tidak diam. Allah yang siap menolong dan menyelamatkan umat-Nya yang dikasihi-Nya pada waktu yang tepat. Dan Allah yang berdaulat dan berkuasa atas penerintahan dunia dan kerajaan dunia. Allah yang dikenal di dalam Kristus Yesus, Tuhan yang telah menjadi manusia dan mati di atas kayu salib untuk menebus manusia dari dosa, bangkit pada hari ketiga dan setelah itu naik ke sorga setelah menampakkan diri selama empat puluh hari dan berjanji akan datang kembali menjemput kita orang yang percaya kepada NYA sebagai Raja dan Hakim Yang Adil dalam pemerintahan-Nya yang kekal.

 

*Sobat, dibutuhkan Daniel-Daniel seperti Daniel yang dikisahkan dan dicatat dalam Kitab Daniel ini pada masa kini di penghujung akhir zaman ini, sehingga banyak orang dari kalangan atas bahkan dari tingkat presiden, menteri, gubernur sampai pejabat yang terendah di seluruh daerah, dan sampai rakyat jelata mengenal, percaya dan bertekuk lutut di bawah kaki Yesus dan mengakui bahwa Yesus adalah Kristus, TUHAN dan Juruselamat.  Yesus adalah Raja diatas segala raja.*

Baca juga  KASIH MENDORONG PERBUATAN YANG NYATA

 

*Marilah kita berdoa agar TUHAN memunculkan Daniel-Daniel seperti ini dan kita juga harus meneladani kehidupan dan iman dari Daniel ini.*

 

Tuhan Yesus memberkati.

Salam dan doa

Christian T

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here