banner 728x250
Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Unum bonum verbum tres hiemale menses calefacere potest. Sepatah kata yang manis dapat membuat hangat tiga bulan musim dingin.”

DAYA KATA MEMAKNA   Kata-kata, words punya makna yang amat fundamental dan signifikan dalam kehidupan umat manusia. Kata-kata, apalagi yang diucapkan para pemimpin, pemimpin apapun, memiliki dampak yang amat besar dalam kedirian seseorang. Bahkan di zaman beheula tatkala manusia masih menghidupi zaman animisme, *kata* itu memiliki makna yang magis, yang memiliki power, yang punya “kekuatan […]

Renungan  

Sukacita di balik Penderitaan

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi   Yohanes 16:16-24 (16) “Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.” (17) Mendengar itu beberapa dari murid-Nya berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya Ia berkata kepada kita: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat […]

banner 400x130
Renungan  

Pancarkanlah Terang Tuhan

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Yesaya 60:1-5 (1) Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. (2) Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. (3) Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu. (4) Angkatlah […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Kata-kata: Penuh Daya dan Karya”

  “Nescit vox missa reverti. Kata yang telah dilontarkan tidak dapat ditarik kembali”.   Manusia dianugerahkan Tuhan kemampuan untuk berkata-kata. Oleh karena itu manusia dapat berkomunikasi dengan sesamanya melalui kata, words. Bahkan dalam arti tertentu kata, bahasa itu menjadi _penanda_ dari kedirian manusia. Manusia yang telah menjadi pengarang/penulis biasanya memiliki kata-kata spesifik yang menjadi gaya […]

Renungan  

Kebesaran dan Pengabdian

Oleh: Pdt. Andreas Loanka   BGA dari Ester 10:1-3   Kebanyakan orang kurang mengetahui tentang Modekhai.  Padahal Mordekhai adalah seorang yang Tuhan pakai untuk menyelamatkan umat-Nya, Israel.  Kebesaran Mordekhai sepertinya tertutup oleh bayang-bayang kebesaran ratu Ester, sepupunya.   Ada kamus yang menjelaskan bahwa nama “Mordekhai” mempunyai arti “orang kecil/little man” (Strong-Lite: H4782). Tetapi kehidupan Mordekhai […]

Renungan  

Mati Dalam Kesia-sian

Oleh: P. Adriyanto     *Bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan*     Kemarin dalam pertandingan sepak bola antara Persela vs Semen Padang, penjaga gawang Persela -Choirul Huda-yang merupakan salah seorang keeper terbaik telah meninggal dunia karena bertubrukan dengan rekan se timnya -Ramon Rodrigues- untuk menyelamatkan gawang Persela dari kebobolan. Kematian Choirul Huda […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: Memuliakan Allah dalam Kehidupan Nyata

  “Da Gloriam Deo. Berikan kemuliaan kepada Allah”.   Manusia Indonesia adalah manusia religius. Religiusitas manusia Indonesia secara kasat mata bisa kita lihat secara riil dalam kehidupan praktis. Ungkapan-ungkapan vokatif yang meluncur secara spontan dari mulut warga kita amat religius. Misalnya : “puji Tuhan, Haleluya”, “syukur alhamdulilah” dan sebagainya. Pada hari-hari raya keagamaan kekentalan religiusitas […]

Renungan  

Jangan Biarkan Ada di antara Kita yang Terhilang

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Lukas 15:1-10 (1) Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. (2) Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: “Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.” (3) Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: (4) “Siapakah di antara kamu yang mempunyai […]

Renungan  

Menjadi Pemimpin yang Melayani

Oleh: Stefanus Widananta   Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan. Lukas 22:26   Hari ini Jakarta mempunyai pemimpin yang baru, kita semua berharap, mereka menjadi pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Pemimpin yang melayani selalu bekerja untuk melaksanakan tugas-tugasnya karena dia tahu […]

Renungan  

Perbuatlah Segala Sesuatu dengan Segenap Hatimu Seperti untuk Tuhan

Oleh: Herry Oktavianus.   “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” “Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah.” “Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya”.   Demikianlah tertulis pada kitab Kolose 3:23-24. Kolose 3:23-24 merupakan bagian tak terpisahkan dari semua […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.