Buah Roh

0
92

 

Oleh: Dr. Pat Francis

 

*_”Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Galatia 5:22-23._*

Alkitab menggambarkan ‘buah Roh’ dengan sembilan manifestasi. Kata ‘buah’ adalah kata tunggal yang menyarankan bahwa semua orang percaya harus bertujuan untuk bertumbuh dalam semua sembilan area tersebut.

Buah Roh adalah :

*1) Kasih.* Kasih Allah, ‘Agape’, adalah esensi Allah yang dicurahkan secara melimpah dan konsisten di dalam diri Anda dan melalui Anda. Kasih memberi. Kasih berbagi. Kasih mengampuni. Kasih peduli orang lain.
*2) Sukacita.* Kebahagiaan ditentukan oleh keadaan, dan apa yang “terjadi” pada kita. Sukacita adalah kegembiraan yang dalam dengan mengetahui siapa Anda dan milik siapa Anda. Sukacita bergembira dalam keyakinan akan kepastiannya.
*3) Damai.* Yesus disebut Raja Damai. Damai sejahtera-Nya memasuki hati kita sebagai sebuah jangkar untuk melalui keadaan dan situasi kehidupan. Dia memberi kita berdamai dengan Allah dan damai sejahtera Allah.
*4) Panjang sabar atau Kesabaran.* Dengan buah ini, kita berserah kepada waktu Tuhan dan dilepaskannya tujuan akhir-Nya dalam hidup kita. Hal ini merupakan sikap tenggang rasa terhadap orang lain pada saat mereka lemah.
*5) Kemurahan.* Ini adalah hasil kerja dari tindakan kasih dan peduli. Hal ini dapat ditunjukkan dalam pikiran, kata-kata, dan tindakan.
*6) Kebaikan.* Ini menunjukkan anugerah Allah dalam menolong orang lain, memberi, berbagi dan memberi semangat, bahkan ketika hal itu tidak selayaknya diperoleh.
*7) Kesetiaan.* Memelihara apa yang dipercayakan dalam pemeliharaan kita; konsisten dalam karakter yang baik dalam semua bidang kehidupan.
*8) Kelemahlembutan.* Kelemahlembutan adalah manifestasi dari kekuatan dalam kendali. Hal ini tentang bagaimana menangani masalah, dengan anugerah atau dengan kesombongan atau kemarahan.
*9) Penguasaan diri.* Ini berbicara tentang penguasaan diri sendiri, perangai, dan ketertiban. Kekuatan penguasaan diri dimulai dari dalam dan mengalir keluar di semua area kehidupan kita. Ketidaksempurnaan adalah bagian dari umat manusia. Saat kita berdoa dan menyerahkan diri kita kepada Roh Allah, Dia akan dengan sabar mengubah dan menolong kita untuk menjadi lebih dan lebih seperti Dia, menunjukkan lebih akan buah Roh. Jika itu kerinduan Anda, Allah akan memberi Anda apa yang dirindukan hati Anda.

Baca juga  DUNIA TERANCAM RESESI

*Deklarasi Kerajaan:*
Aku rindu bertumbuh lebih dan lebih seperti Allah dalam buah Roh, anugerah, kuasa dan kemuliaan-Nya.

Bacaan Alkitab dalam Satu Tahun : Imamat 19-20 , Matius 27:51-66

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here