Harus Rata!

0
158

 

Yesaya 40:1-11; 1 Timotius 1:15

“Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita” (Yesaya 40:3).

Jika kita melewati jalan yang tidak rata atau bergelombang, maka kita merasakan getaran yang amat sangat tidak enak. Atau bahkan akan menimbulkan sakit pada tangan dan perut karena roda kita melalui jalan yang tidak rata alias bergelombang. Dan biasanya kita bisa terjatuh jika menghindarinya.

Kita bisa katakan bahwa gundukan atau tanah bergelombang itu sebagai tindakan dosa, kesalahan, pelanggaran dan juga kesombongan. Di dalam ayat 4 dengan jelas dikatakan gunung dan bukit harus diratakan dan lembah harus ditutup. Tinggi hati (kecongkakan) dan kesombongan kita harus dipangkas rata! Amsal 8:13 berkata, “Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.” Kita sebagai orang percaya harus memiliki hati seorang hamba (Filipi 2:3), yang artinya lebih mementingkan orang lain dari pada kepentingan diri sendiri (1 Korintus 10:33). Mungkin kita akan menjadi sakit oleh karena semua kesombongan kita telah dipangkas. Tetapi semua itu demi kebaikan kita juga, karena dengan demikian kita telah menjadi anak-anak Allah. Karena Tuhan mengasihi orang yang rendah hati, tetapi menentang orang yang tinggi hati (Yakobus 4:6).

Tuhan datang kedunia tidak mencari orang benar, tetapi orang berdosa (1 Timotius 1:15), oleh karena itu sadarlah dan kembalilah dari semua perbuatan yang merintangi kita untuk datang kepada Allah Bapa. Ada jaminan bahwa Dia akan mengampuni segala dosa kita (Yesaya 1:18). Kesalahan dan pelanggaran kitapun, Tuhan Yesus tidak akan ingat-ingat lagi (Mikha 7:19). Apapun yang telah kita lakukan, mari sekarang kita harus akui sebagai dosa, kesalahan, pelanggaran, kesombongan dan kita mau untuk diperbaharui dan menjadi manusia baru yang senantiasa hidup dalam naungan yang Maha Kuasa yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Baca juga  Langkah Pertama Menuju Penyelesaian Konflik

Mari mulai saat ini kita mau mempersiapkan jalan bagi Tuhan, beritakan keselamatan didalam nama Tuhan Yesus. Bawa jiwa-jiwa yang terhilang dan selamatkan yang tersesat.

Renungan :
Mulailah pada diri kita duhulu, sudahkah yang bergelombang, tanah yang berlekuk, gunung, bukit, lembah diratakan ? Sekaranglah waktunya.

Biarlah Yesus yang meratakan segala gundukan dalam hidupmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here