Kristus Adalah Pembebas Kita Dari Segala Dosa dan Penderitaan (freedom in Christ)

0
172

 

Oleh: P. Adriyanto

 

 

 

 

“Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”_*

*Galatia 5:1*

 

 

Walau Kristus telah memerdekakan kita dari dosa, sakit-penyakit, penderitaan, krisis dan lain-lain, tapi masih begitu banyak orang yang tergoda melakukan berbagai kejahatan seperti korupsi yang diancam dengan hukuman penjara.

 

Pada hari Jumat sampai Sabtu, KPK telah menangkap tangan kepala kalapas Sukamiskin yang sebagian besar terdiri dari narapidana korupsi. Dalam penjara tersebut terjadi praktek di mana para narapidana dengan membayar suap agar dapat bebas pelesiran di luar selama 1-2 hari dan bahkan ada yang sampai berbulan-bulan. Dalam penyidikan yang dilakukan, ada dua narapidana yang tidak berada di dalam sel mereka. Dalam keadaan apapun manusia memang punya hasrat kebebasan, namun para koruptor ini kembali melakukan kejahatan padahal mereka masih dalam masa hukuman.

 

Immanuel Kant seorang tokoh pendidikan etika mengatakan:

*”Kebebasan bukanlah berarti bahwa kita dapat melakukan apa saja yang kita mau. Kebebasan berarti kita dapat mengendalikan diri untuk tidak melakukan yang kita inginkan.”*

 

Firman mengingatkan kita  agar tidak tidak menyalahgunakan kebebasan untuk melakukan dosa.

*”Memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah  kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk hidup dalam dosa. . .”*

*Galatia 5:13*

 

Dasar manusia yang lebih suka berpihak kepada iblis, sehingga pada zaman modern ini mereka melakukan pemberontakan terhadap hukum dan ajaran Tuhan, contohnya:

* Pernikahan sesama jenis dihalalkan bahkan ada gereja yang memberkati pernikahan tersebut.

 

* Banyak pemerintah di negara-negara Barat yang melegalkan LGBT

Baca juga  BERSUKACITA ATAS KEBAIKAN TUHAN

 

* Beberapa negara telah menerapkan sistem pembayaran dengan microchip Mondex dengan kode 666.

 

Sebagai orang beriman, kita harus menjaga kebebasan yang dianugerahkan Tuhan kepada kita. Jangan menyalahgunakan kebebasan untuk menutupi kejahatan/dosa kita.

*”Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menutupi kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.”*

*1 Petrus 2:16*

 

Kita harus tetap dalam Tuhan dan mematuhi firman agar kita dapat selalu berpegang pada kebenaran karena kebenaran senantiasa akan memerdekakan kita.

*”Jika kamu tetap dalam firman-Ku, kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”*

*Yohanes 8:31~32*

 

Kita harus bersyukur karena Yesus datang membawa kebebasan. Bersyukur berarti kita tidak akan pernah berpikir dan merencanakan bentuk kejahatan apapun.

Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here