banner 728x250

Resource Curse Adalah Siasat Iblis Untuk Menentang Firman Tuhan

banner 120x600
banner 468x60

 

banner 325x300

 

Oleh: P. Adriyanto

 

“Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu yang baik.”

*Mazmur 34:11″

 

 

Pada tahun 1993, Richard Auty mengenalkan Resource Curse dalam bukunya tentang hasil penelitian terhadap penyebab mengapa negara-negara yang kaya sumber daya alam tidak dapat berkembang seperti negara-negara lain yang sedang berkembang (developing countries).

 

*Resource Curse (Kutukan Sumber Daya) yang juga dikenal sebagai paradoks dari negara-negara yang kaya sumber daya alamnya yang berlimpah (seperti minyak bumi, emas dan mineral-mineral lain), cenderung mengalami pertumbuhan ekonomi yang minim dan demokrasi yang miskin, serta hasil pembangunan yang jelek dibandingkan dengan negara-negara lain dengan sumber daya alam yang lebih sedikit.*

 

Nyatanya sampai saat ini, resource curse itu masih terjadi seperti di Free Port Papua, di negara-negara Afrika dan Amerika Latin, karena sumberdaya alamnya dikuasai oleh investor-investor asing. Syukur Presiden Donald Trump pada bulan Pebruari yang lalu telah menandatangani peraturan yang mengharuskan investor-investor yang mengeksploitasi sumberdaya alam di negara asing untuk membuka (disclose) pembayaran imbalan kepada pemerintah negara yang sumberdaya alamnya dieksploitasi.

 

Kita harus percaya bahwa  Tuhan tidak akan membiarkan negara-negara yang kaya sumberdaya alam tersebut mengalami keterpurukan selama tidak ada orang-orang di negeri tersebut yang ingin memperoleh keuntungan pribadi dengan mengorbankan negara dan bangsa sendiri.

Tuhan tidak akan membiarkan umat-Nya yang telah diberkati dengan kekayaan alam yang luar biasa justru menderita kemiskinan dan kelaparan asal mereka mengutamakan untuk mencari Kerajaan Allah.

¹ *”Janganlah kamu kuatir dan berkata: apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di surga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”*

*Matius 6: 31~33*

 

² *”Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu.”*

*Lukas 12:24*

 

Kita harus bersyukur kepada Tuhan yang telah menyediakan berbagai sumberdaya alam yang kaya (emas, tembaga, bauxit, minyak mentah, dan  lain-lain) bukan untuk diperebutkan demi kepentingan pribadi atau golongan, tapi kita harus menjaganya dan menikmatinya bersama-sama.

Tiba saatnya kita akan hidup dalam kelimpahan. Tetap berdoa dengan tidak pernah henti-hentinya agar iblis tidak menyesatkan pikiran para pejabat yang diberikan amanat untuk menyelesaikan Free Port yang masih merupakan gudang emas terbesar di dunia

Amin.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *