Berani Bayar Harga

0
2895

 

 

Bacaan: 1 Korintus 6:12-20

 

1 Korintus 6:20 “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”

 

 

Dietrich Bonhoeffer adalah seorang pendeta dan teolog muda Jerman yang terkenal dan pemberani. Ia melawan pemerintahan Adolf Hitler. Melalui khotbahnya dan surat-surat penggembalaannya, dia mengecam pemerintahan Hitler sebagai pemerintahan kafir yang akan dihukum Allah. Melalui siaran radio ia mencela orang-orang yang mendewakan kepemimpinan Hitler adalah sama halnya dengan menyembah berhala. Pemerintahan Nazi menyetop siaran itu. Pada tahun 1942 dia ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Dia tidak pernah mengubah pendiriannya hingga akhirnya ia dihukum gantung dan meninggal di Flossenburg. Ia mengatakan bahwa Gereja yang tidak berani membayar harga adalah Gereja yang cenderung menjual anugerah Allah dengan harga yang murah. Gereja seperti itu akan mati dan tidak menghasilkan buah.

Apapun yang kita inginkan, lazimnya harus di barter dengan sesuatu, ada harga yang harus kita bayar. Bayar harga digambarkan sebagai satu pengorbanan atau suatu usaha yang harus kita lakukan. Bayar harga untuk mengalami pertumbuhan dalam mengikuti Yesus bukan sekedar pengorbanan dan konsekuensi, tetapi berbicara tentang keutamaan Kristus dalam hidup kita. Berani menyerahkan segalanya untuk Tuhan termasuk menyangkal diri terhadap keinginan daging maupun pribadi, melepaskan haknya, dan memikul salib. Berani menggantikan karakter lama dengan karakter Kristus. Berani memberitakan Injil keselamatan.Ada 2 hal yang membuat orang Kristen tidak berani membayar harga yaitu karena takut dan belum dipenuhi Roh Kudus. Saat Roh Kudus ada dalam hidup seseorang maka ketakutan akan sirna, sebab Roh yang ada di dalam dirinya lebih besar daripada roh yang ada di dalam dunia ini. Roh Kudus memberikan kekuatan dan keberanian untuk bersaksi tentang Kristus.

Baca juga  PENANTIAN MEMBUAHKAN PENGHARAPAN

Sudah berapa jauhkah Anda berani bayar harga bagi pertumbuhanmu dalam mengikut Yesus?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here