Bergaul Karib dengan Tuhan

0
7314

 

 

Mazmur 25:14, TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

 

Brother Lawrence adalah seorang biarawan yang menjadi juru masak di biara Carmelitan (Perancis) pada abad ke-17. Brother Lawrence terkenal sebagai sosok pribadi yang suka berada dalam hadirat Tuhan setiap hari. Dia terus menerus bercakap-cakap dengan Allah dalam hati maupun berbicara langsung saat tak ada orang bersamanya. Ia selalu menceritakan segala sesuatu yang ia kerjakan atau apa yang akan ia lakukan kepada Allah. Menurutnya, perlu sedikit latihan untuk membiasakan hal ini. Ketika ia terus menerus melakukannya, ia merasakan kehadiran Allah yang begitu indah dalam hidupnya. Sepanjang hari ia merasakan damai sejahtera dan sukacita yang berlimpah, kesegaran, kekuatan roh, hikmat dan urapan Allah yang tak pernah habis-habisnya. Lewat kehidupannya yang intim dengan Tuhan, Billy Graham, Watchman Nee, D.L. Moody dan banyak hamba Tuhan besar lainnya, terinspirasi untuk mulai belajar disiplin bergaul karib dengan Tuhan.

 

Firman Tuhan mencatat kehidupan Henokh, seorang yang hidup bergaul karib dengan Tuhan (Kejadian 5:24). Henokh menjalin hubungan dengan Allah begitu dekatnya selama 300 tahun, sampai akhirnya dia diangkat ke sorga tanpa mengalami kematian.

 

Kata “bergaul” dalam teks ini, dapat diterjemahkan: “senantiasa berjalan bersama-sama,” yang artinya, Henokh selalu berjalan seirama dengan segala perintah, nasihat, dan arahan dari Tuhan di sepanjang hidupnya. Inilah kunci mengapa Henokh bisa begitu karib dengan Tuhan.

 

Kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib, telah membukakan jalan bagi orang percaya untuk dapat bergaul lebih dekat dengan Tuhan (Ibrani 9:11-14).

 

Kematian dan kebangkitan Kristus telah memungkinkan kita untuk dapat mengenal dan berkomunikasi dengan Allah Bapa, kapan pun dan dimana pun. Kita perlu untuk belajar setia mengikuti nasihat, perintah dan arahan Tuhan melalui Firman Tuhan, agar kita dapat hidup bergaul karib dengan Allah.

 

Milikilah disiplin rohani baik dalam doa, penyembahan dan membaca Firman setiap hari agar kita dapat hidup bergaul karib dengan Tuhan.

Tanpa keintiman dengan Allah mustahil seseorang dapat mengenal dan mengetahui kehendak Tuhan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here