Memberi untuk Pembangunan Iman

0
1047

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

Syalom Saudaraku, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita.

Bacaan Alkitab:

Kisah Para Rasul 4:36-37
Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul.

Perkembangan pekabaran Injil pertama-tama hingga membentuk satu gereja serta dengan bangunannya dijelaskan di kitab Kisah Para Rasul. Jiwa kebersamaan dan melayani memenuhi hati jemaat untuk mendukung pelayanan pemberitaan Injil ditengah-tengah dunia ini. Kebutuhan pembangunan pada waktu itu sangat pesat untuk pembangunan rumah ibadah (gereja), kemudian banyak orang-orang percaya berlomba-lomba memberikan apa yang ada padanya untuk melanjutkan pembangunan rumah ibadah itu. Selain pembangunan fisik rumah ibadah untuk pelayanan, dukungan ini jauh sebenarnya digunakan untuk membangun iman orang percaya kepada Yesus Kristus.

Salah satu dukungan yang diwujudkan oleh Barnabas adalah menyatakan bahwa hartanya sebagai milik bersama bukan milik pribadi. Dalam perikop ini boleh kita lihat bahwa Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa uangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul. Hal ini dia lakukan untuk kepentingan bersama dan mendukung pelayanan para pelayan Tuhan untuk membantu pertumbuhan dan pembangunan iman jemaat. Sungguh luar biasa bukan, keyakinan Barnabas tersebut akan berkat Tuhan atasnya, dan pada kesempatan selanjutnya dia menjadi rekan Paulus dalam pelayanan.

Jika ini diperhadapkan dengan situasi kita saat ini, memang masih ada orang seperti Barnabas untuk mendukung pelayanan dan menganggap hartanya menjadi milik/berkat bersama yang bertujuan pembangunan iman. Disisi lain, bila ini dipersentasikan dalam hal dukungan pemberitaan Injil, bahwa kita melihat bahwa HKBP sampai sekarang masih melakukan pelayanan ZENDING, tetapi persentasi dukungan masih jauh dari harapan kita. Begitu juga dalam pelayanan DIAKONIA HKBP, misalnya kepada anak panti asuhan, perhatian kita untuk itu masih belum maksimal. Jika bukan kita yang memperhatikan dan mendukung pelayanan di HKBP, siapa lagi?

Baca juga  SUKACITA DI SORGA

Pada umumnya kita masih dominan memberi perhatian kepada pembangunan fisik gereja, memang itu perlu tetapi kita jangan sampai lupa akan pembangunan iman jemaat kepada Yesus Kristus. Untuk itu, mari kita mulai pembangunan ini dari hal-hal kecil, memberikan perhatian kepada pelayanan pemberitaan Injil dan mendoakannya pekabaran Injil. Mengenai dukungan dana, baiklah kita kiranya juga membantu pelayanan menurut kemampuan kita masing-masing dan dorongan iman kita.

Marilah meniru dari apa yang dilakukan oleh Barnabas, yaitu menolong dan memberi dari hartanya dengan ikhlas tanpa pamrih untuk kebutuhan pelayanan. Saudaraku, apabila ini kita renungkan dengan baik dan kita mau melakukan maka pertumbuhan iman kita akan selalu diberkatiNya, dan kita jauh dari rasa curiga akan pelayanan pemberitaan Injil. Amin

Selamat beraktifitas untuk kita semua
Salam Marturia
Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here