banner 728x250
Renungan  

“The whole of government consist in the art of being honest” (Thomas Jefferson)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Menurut buku “Logat Ketjil Bahasa Indonesia”, WJS Poerwadarminta, JB Wolters, Groningen, Jakarta, Tjetakan Ketiga, 1951, kata “djudjur”memiliki 2 arti yaitu I.wang jang dibajarkan kepada bakal pengantin perempuan II. lurus hati, tulus hati; kedjudjuran, sifat djudjur (tidak tjurang). Dalam konteks kehidupan praktis makna ‘jujur’ yang kedua yang lebih populer yaitu ‘lurus hati, […]

banner 400x130
Renungan  

“Everyone has been made for some particular work and the desire for that work has been put in every heart”. (Jalaludin Rumi)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Tuhan menganugerahkan talenta, bakat kepada setiap orang agar orang itu secara kreatif dapat mengembangkan bakat yang ia miliki dan mengkontribusikannya bagi kehidupan masyarakat. Itulah sebabnya kita bertemu dalam hidup ini dengan banyak sekali orang yang memiliki bakat yang berbeda-beda dan yang menekuni bakatnya itu sebagai bagian integral dari kehidupannya. Mereka yang […]

Renungan  

“PAX MELIOR EST QUAM IUSTISSIMUM BELLUM. PERDAMAIAN ITU(TETAP) LEBIH BAIK DARIPADA PERANG YANG PALING ADIL”

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Kekerasan telah menjadi bagian sah dan integral dari perjalanan hidup manusia sejak berabad-abad lamanya. Bahkan kekerasan itu dalam bentuknya yang paling genuine hadir berbarengan dengan sejarah kehidupan manusia itu sendiri. Dalam Alkitab, kitab suci umat kistiani, diceritakan terjadinya tragedi pembunuhan Kain terhadap Habil adik kandungnya sendiri hanya karena soal sepele, ada […]

Renungan  

“Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas” (Amsal 3:13,14)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Dalam kehidupan praktis yang kita jalani sehari-hari kata “bahagia” lebih banyak dimaknai sebagai suatu kondisi tatkala seseorang mengalami keberuntungan, sukses dalam hidup, naik pangkat, merayakan ulangtahun, menjadi pengantin atau memperoleh anugerah anak pertama. Artinya “bahagia” lebih terarah pada hal-hal yang secara kasat mata bisa dlihat dengan jelas, yang real yang bisa […]

Renungan  

“DURA LEX SED LEX. HUKUM ITU KERAS TETAPI BEGITULAH HENDAKNYA HUKUM”.

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Hidup dalam sebuah dunia yang berbudaya dan berkeadaban pastilah bukan sebuah kehidupan yang liar tanpa kaidah, norma, aturan dan etik. Hidup yang buas yang berbasis “homo homini lupus” yaitu manusia yang satu menjadi mangsa manusia lainnya sudah tenggelam digerus dunia modern. Dalam dunia yang maju dan modern orang bisa dianggap arkhais […]

Kesaksian  

“CANDIDA PAX HOMINES TRUX DECET IRA FERAS. Yang pantas bagi manusia adalah perdamaian, sementara yang pantas untuk binatang buas adalah kegarangan yang buas”.

Oleh: Weinata Sairin Dalam sebuah peradaban yang makin maju maka ekspresi kedirian manusia tidak berada dalam lorong liar. Lorong yang didalamnya manusia memiliki kebebasan penuh untuk mengumbar hasrat, menyuarakan kata-kata demonis-arkhais dan melakukan segala sesuatu mengikuti insting yang ada padanya. Manusia dengan budaya dan peradaban yang makin tinggi secara definitive dan legitim memiliki kadar keberbedaan […]

Renungan  

“HE WHO HAS NOT FORGIVEN AN ENEMY HAS NEVER YET TASTED ONE OF THE MOST SUBLIME ENJOYMENTS OF LIFE” (JK Lavater)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Hidup adalah sebuah dinamika, sesuatu yang bergerak terus menerus dan tidak terbelenggu pada kondisi yang monoton. Melalui dinamika itu itulah sebuah kehidupan menjadi lebih matang, *mature* kuat dan tahan banting. Penguatan terhadap bangunan kehidupan memang terjadi melalui berbagai pengalaman, interaksi yang intens dengan beragam isu yang hadir dalam pentas kehidupan. Memang […]

Renungan  

“HOMO HOMINI SOCIUS: MANUSIA MENJADI SAHABAT BAGI SESAMANYA”

Oleh: Pdt. Weinata Sairin Manusia adalah titik sentral dari seluruh ciptaan Allah karena manusialah sebagai ciptaan Allah yang mulia yang mendapat mandat dari Allah untuk memelihara alam raya berikut isinya yang telah Ia ciptakan. Manusia selalu menjadi fokus, menjadi titik perhatian dari Sang Pencipta. Itulah sebabnya hidup manusia itu diatur oleh kaidah, norma yang secara […]

Nasional  

Bebaskan Yusniar

Jakarta, Suarakristen.com Yusniar saat ini sedang mendekam dalam tanahan kejaksaan dan pada hari ini 23 November 2016 Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar direncanakan akan memberikan putusan sela. Yusniar adalah anak dari Baharudin Daeng Situru, seorang ibu rumah tangga ditahan dan diadili hanya karena mem”posting” masalah pribadinya di media sosial. Pada tanggal 13 Maret 2016, sekumpulan […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.