REFLEKSI SINGKAT PERINGATAN HARI JADI PANCASILA Ke-75

0
119

REFLEKSI SINGKAT PERINGATAN HARI JADI PANCASILA Ke-75

Tanggal 1 Juni 2020

Oleh: Mayjen (Purn) Jan Pieter Ate, MBUS, MA
(Pakar Kebijakan dan Strategi Pertahanan)

Saat ini kita merayakan Hari Jadi Pancasila, yang ke-75. Adalah saat yang tepat bagi kita sesama anak bangsa untuk melakukan refleksi tentang kebangsaan Indonesia selama 75 tahun Indonesia merdeka, tentang apa-apa yang sudah kita capai, dan apa saja yang menghalangi kita mencapai kemajuan seperti yang dialami bangsa-bangsa lain.

Kita patut bersyukur bahwa bangsa Indonesia dianugerahi Pancasila oleh Tuhan YME. Sungguh, Pancasila adalah berkat Tuhan YME bagi kita – Indonesia yang beragam suku, agama dan adat-istiadat, tetapi dengan Pancasila yang menjadi ideologi dan dasar negara, bangsa Indonesia dapat bersatu dan memandang perbedaan sebagai kekayaan budaya bangsa yang luar biasa.

Tapi kita juga jangan menutup-nutupi, bahwa masih ada kelompok-kelompok kecil di dalam negeri yang tidak ingin melihat bangsa Indonesia bersatu. Kelompok-kelompok dimaksud selalu berusaha untuk memecah-belah bangsa Indonesia melalui berbagai cara, termasuk berusaha untuk mengganggu Pancasila, dan berfantasi tentang sebuah Negara di Indonesia dengan ideologi yang bukan Pancasila.

Sebagai generasi yang mewarisi nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Indonesia, kita jangan sekalikali memberi ruang kepada siapapun yang ingin mengganggu Pancasila. Sudah terbukti selama 75 tahun bahwa Pancasila mampu mengatasi rongrongan dari berbagai pihak, dan NKRI tetap kokoh sekalipun dirongrong oleh berbagai kelompok yang memaksakan ideologi lain. Pancasila bahkan mampu mengantarkan bangsa Indonesia menghadapi dinamika global dari masa ke masa.

Sekarang saatnya kita untuk menatap masa depan menjadi bangsa yang maju. Saatnya kita melangkah dengan langkah yang cepat dan penuh keyakinan untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang unggul.

Baca juga  KPAI Prihatin Kasus Anak Dipukul Sapu Hingga Meninggal

Indonesia adalah bangsa yang besar, kaya akan sumber daya alam, penduduk pada usia produktif terutama Generasi Y (milenial) dan Generasi Z mencapai lebih dari 60% dari jumlah penduduk Indonesia, mereka adalah generasi yang akrab dengan teknologi dan cerdas yang menjadi human capital untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang maju dan unggul.

Generasi Alpha yang segera akan mengejar Generasi Y dan Z, dalam 10-20 tahun mendatang siap bersaing dengan generasi sesamanya dari bangsa-bangsa lain. Generasi Alpha justru sangat menjanjikan dan jauh lebih akrab lagi dengan teknologi.

Dari gambaran tersebut, cita-cita Indonesia menjadi negara maju bukan mimpi belaka, Cita-cita itu akan menjadi kenyataan. Kita yakin bahwa human capital yang dimiliki Indonesia terutama dari Generasi Y, Z dan Alpha punya kemampuan yang luar biasa yang dapat diarahkan untuk mewujudkan Indonesia maju, yang mengungguli bangsa-bangsa lain.

Namun kita harus sadari bahwa negara-negara lain juga tidak tinggal diam. Masing-masing akan berlomba untuk menjadi yang terdepan. Persaingan antar bangsa akan semakin ketat, yang unggul adalah yang lebih cepat, yang unggul adalah bangsa yang generasinya cepat membaca peluang dan cepat meraihnya sebelum bangsa lain mengambilnya. Yang unggul adalah bangsa yang bersatu.

Bangsa yang saling cakar-cakaran hanya akan menghabiskan enerji, menghabiskan waktu, dan pada akhirnya akan tertinggal oleh bangsa lain. Bangsa Indonesia adalah bangsa pemenang (the winner), bukan bangsa pecundang. Kita mewarisi karakter para pejuang yang telah merebut kemerdekaan dengan mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Karakter sebagai bangsa pemenang yang kita warisi harus kita manfaatkan untuk menjadikan Indonesia menjadi negara kuat, maju dan adil.

Maka dari itu, wahai sesama anak bangsa, di atas landasan Pancasila,

Baca juga  Taiwan Akan Gelar Seminar Online Dalam Taiwan Expo 2020

* Bangunlah Indonesia supaya menjadi bangsa yang kokoh, maju dan bersatu.

* Bangunlah Indonesia dimana semua suku bangsa yang berbeda dalam, agama ras dan Bahasa hidup damai, rukun dalam persaudaraan.

* Mari, pererat persatuan sebagai sesama bangsa.

* Bersatu kita teguh dan maju, ber-cakar-cakaran akan membuat kita retak.

* Indonesia harus tetap menjadi rumah Pancasila, rumah kita semua.

Raihlah kesuksesan wahai generasi anak bangsa,

Majulah Indonesiaku.

Selamat Hari Jadi Pancasila.

Salam

Jakarta, 1 Juni 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here