IMMANUEL: ALLAH MENYERTAI KITA

0
220

 

Oleh: Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak

 

(Matius 1:18-25)

Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki- laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” yang berarti: Allah menyertai kita
(23).

Nama yang paling sering disebut-sebut di dunia ini adalah salah satunya adalah nama Yesus.

Hampir setiap jam, bahkan setiap menit nama Yesus terucap dari mulut orang dari berbagai dunia, apakah ia sedang bernyanyi, apakah ia sedang berdoa dan apakah ia sedang memuji nama Yesus. Nama Yesus ini akan diberikan
kepada seorang bayi laki-laki yang akan dilahirkan dari seorang perempuan bernama Maria.

Sebelum Yusuf menjadikan Maria sebagai istrinya, ternyata Maria sudah mengandung: Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut:

Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri (18).

Mengetahui Maria sudah mengandung, maka Yusufpun sempat hendak memutuskan hubungannya (cerai) dengan Maria, agar kelak nama Maria tidak menjadi dipermalukan/dicemarkan (19). Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak
kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus (20). Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.

Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi (21-22). Nampaknya Yusuf yang dikenal berhati baik dan tulus itu, tidak hanya mendengarkan apa yang datang ke dalam mimpinya, tetapi ia melanjutkan apa yang dikatakan Tuhan dalam mimpi itu dan menunjukkan ketaatannya kepada Tuhan.

Yusuf tidak bersikeras untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh pikirannya, namun lebih mengikuti apa yang diperintahkan oleh Tuhan lewat mimpinya.

Demikianlah akhirnya Yusuf mempersunting Maria sebagai istrinya seperti yang diperintahkan Tuhan lewat mimpinya. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya.

Ia mengambil Maria sebagai isterinya. Tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus (24-25). Karena begitu besar Kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengutus AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Kata-kata ini tentu sangat melekat di hati dan pikiran kita, dimana kehadiran Yesus ke duani sungguh untuk memberikan suka cita besar bagi manusia di
dunia. Yesus ternyata tidak hanya datang begitu saja ke dunia, namun Ia dilahirkan seperti manusia biasa hanya saja ibu yang melahirkanNya tidak pernah melakukan persetubuhan layaknya suami-istri, agar kelahiran Yesus itu benar-benat atas kehendak Allah bukan kehendak Manusia.

Roh Kudus telah membuat Maria
mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan memberikan namaNya Yesus seperti yang dimintakan oleh Allah dalam mimpi Yusuf. Mari sambutlah Yesus yang telah lahir ke dunia, dan nyatakanlah suka cita besarmu dan pujilah Dia karena Ia telah memberikan hadiah keselamatan bagi kita,
Amen.

DOA:

Terimakasih ya Tuhan, karena Engkau sungguh mengasihiku sehingga AnakMu Yesus lahir ke dunia untuk menebusku dari ikatan kuasa dunia, amen.

Kel. Pdt.Lundu H.M.Simanjuntak/Nelly H. Br. Sitanggang
Di Jakarta.

Mengucapkan:

SELAMAT HARI NATAL

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here