JADILAH BERKAT BAGI ORANG LAIN

0
1452

Oleh:  Pdt.Dr.Anna Ch Vera Pangaribuan

1 Raja raja 17 : 7-16

Saudara /i  yang dikasih Tuhan Yesus Kristus.

Orang dikenal dari perkataan dan perbuatan. Bahkan lebih jauhnya orang mengenal penganut agama apa seseorang itu. Dan tantangan bagi kita adalah orang yang tidak beragama dapat memberi teladan di perkataan dan perbuatan apalagi seharusnya orang yang beragama secara khusus kita yang di sebut pengikut Kristus. Harusnya lebih menunjukan ajaran Kristus dalam firman Tuhan melalui praktek nyata dalam kedupan sehari hari.

Sebagaimana pesan khotbah  minggu lalu adalah supaya kehidupan orang percaya kepada Tuhan bersatu teguh di dalam iman percaya,pengharapan dan kasih. Kemudian di perjelasan lagi dalam renungan sepanjang hari senin tanggal 27-1 September mengingatkan kita semua untuk hidup membawa damai; Menghormati semua orang ;Mengasihi sesama; Takut akan Tuhan; Merendahkan diri di hadapan Allah dan Allah menuntun semua kawanan domba ( Umatnya ).

Bukankah semua itu kita hendak di arahkan pada sikap/karakrer hidup orang Kristen adalah perkataan dan perbuatan yang seturut dengan kehendak Allah.

Sebagai mana nas khotbah Minggu ini hendak menunjukan hamba Tuhan, nabi Elia yang mencerminkan orang yang hidup dalam Firman Tuhan menghasilkan  KETAATAN YANG TOTAL hanya kepada Tuhan saja sehingga perkataan yang keluar dari mulutnya penuh dengan kuasa yang datangnya dari Tuhan sebagai mana tertulis dalam ayat 13″tetapi Elia berkata kepadanya: janganlah takut, pulanglah buat lah seperti yang kukatakan tetapi buat lah lebih dahulu bagi ku sepotong roti bundar kecil dari padanya dan bawalah kepadaku,kemudian baru lah kamu buat bagi mu dan bagi anak mu. Sebab begini lah firman Tuhan Allah Israel : ” Tepung dalam tempayan itu tadi akan habis dan minyak dalam buli buli buli itu pun tidak akan berkurang sampai pada waktu Tuhan memberi hijan keatas muka bumi”.

Baca juga  YESUS TETAP SETIA 

Di tengah kondisi negeri yang sedang mengalami bencana yakni tidak ada hujan bertahun tahun ( Ayat 1  ) sehingga terjadi kekeringan,sama halnya tidak ada kehidupan. Namun, situasi kondisi seperti itu di tunjukkan Tuhan kuasaNya kepada hambanya yakni Elia. Tuhan memelihara kehidupan Elia di sungai Karit di sebelah timur sungai Yordan;  burung – burung gagak memberi roti dan daging.Kemudian di saat tempat itu sungguh sungguh tiada kehidupan Tuhan memerintahkan nabi Elia menjumpai seorang janda di Sarfat. Tuhan memakai cara yang sungguh ajaib yang tidak bisa dipahami atau tidak bisa di mengerti oleh manusia yaitu MENGUBAH KEHIDUPAN yakni dari kemiskinan seseorang dapat berubah yakni berbuat sesuatu menolong sesamanya.Kemiskinan yang sungguh berat bahkan di rasakan oleh janda pada ayat 12 “demi Tuhan Allah yang hidup sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikit pun kecuali segenggam tepung dalam tempanyan dan sedikit minyak dalam buli buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan 2, 3potong kayu api dan akan membawanya pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anak ku setelah kami memakannya maka kami akan mati.

Sesungguhnya sungguh amat tragis kehidupannya.Ketragisan kehidupan ternyata TIDAK menjadi penghalang baginya untuk melakukan sesuatu seperti yang dikatakan nabi Elia bahkan pertama sekali dia berikan makan dan minum untuk nabi Elia. Setelah itu terjadi,ternyata sungguh amat benar kehidupan seorang janda itu di penuhi berkat Tuhan terdapat dalam ayat 16 “Tepung dalam tempatnya itu tidak habis dan minyak dalam buli buli itu tidak berkurang. Bahkan ketika janda itu mengalami kesusahan yakni anak perempuan sakit keras mengakibatkan kematian, Tuhan menghidupkan kembali. Dari peristiwa yang di alami oleh janda tersebut maka janda itu mengatakan bahwa Elia adalah abdi Allah ( halak ni debara)  dan janda itu mengaminkan firman Tuhan yang Elia sampaikan itu benar (Ayat 24).

Baca juga  YESUS TETAP SETIA 

Saudara saudari apa yang kita petik dari firman Tuhan ini bagi kehidupan kita sekarang ini?

1.Ketaatan kepada firman Tuhan adalah sumber kehidupan. Berkat ketaatan nabi Elia dan ketaatan janda di Sarfat maka mereka memperoleh kehidupan dari Tuhan.Demikian juga kita, bercermin dari kisah tersebut maka sebagai hamba Tuhan maupun anggota jemaat agar memiliki suatu karakter yang membangun yakni KARAKTER KETAATAN kepada firman Tuhan.Karakter ini menjadi SENJATA AMPUH untuk kehidupan yang di jalani baik susah maupun senang. Ketaatan kepada firman Tuhan membuat hidup ini lebih bermakna, sebagaimana tema Minggu ini adalah Hidup Dalam Kemurahan Hati. Sebagaimana Tuhan Allah yang maha murah hati dan Dia sumber murah hati maka kita diajarkan untuk memiliki sifat/ karakter yang sama yakin murah hati ( luk 6:36)”hendak lah kamu murah hati sama seperti bapa mu adalah murah hati.karakter ini sangat perlu di hidupi oleh orang percaya.

2.Siapa pun orangnya,baik dari status sosial ekonomi yang mapan mau pun hidup dalam kemiskinan dapat memberi.Bukan hanya orang kaya saja yang bisa memberi tetapi Tuhan memakai orang yang berkekurangan untuk berbuat yang terbaik,seperti janda miskin dalam Lukas21:1-4.dia memberi dari kekurangannya, bahkan dia memberi seluruh nafkahnya, sementara orang kaya hanya memberi persembahan dari kelimpahan.

Saudara saudara,

Sering kali kita terlalu berfikir dan berhitung sekali untuk memberi dan lebih senang di beri oleh orang lain, tetapi sesungguhnya pasti berbahagia orang yang memberi dari pada menerima. Dengan kita memberi,maka kita manyalurkan berkat Tuhan kepada orang lain.Berkat Tuhan akan terus-terus mengalir bagi yang percaya padaNya.

3.Ada ruang dan waktu yang cukup untuk Pelayan Tuhan mengunjungi keluarga janda miskin. Gereja harus peduli terhadap kehidupan janda miskin. Karena dengan kehadiran gereja di tengah tengah kehidupan mereka, mereka akan memperoleh spirit/kekuatan untuk bertahan hidup dan membimbing mereka untuk percaya benar benar akan pertolongan Tuhan sehingga mereka terbuka untuk menjadi berkat.

Baca juga  YESUS TETAP SETIA 

4. Orang di kenal dari perkataan dan perbuatan.Bila kita mengatakan bahwa kita adalah anak-anak Tuhan, maka akan terlihat pada perbuatan sebagai anak-anak Tuhan yakni mendengarkan dan melakukan kehendakNya.

Marilah saudara-saudaraku, kita merefleksikan Firman Tuhan ini agar hidup kita berkenan di hadapanNya.Amin

TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA

Salam Marturia

Pdt.Dr.Anna Ch Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here