Menantikan yang Pasti

0
601

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

 

Selamat pagi dan selamat Adven untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

Lukas 2:25-26, Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.

 

 

Kepastian merupakan jaminan untuk seseorang yang menunggu ditengah-tengah kesibukan dan pelayanan masing-masing. Menunggu yang pasti itu sangat menyenangkan dan memberikan kebahagiaan yang luar biasa dibandingkan menunggu yang tidak pasti dan tidak jelas. Apalagi menunggu kapan kita akan meninggalkan dunia ini, tentu hal ini tidak diinginkan semua orang sebab semua orang ingin mempunyai hidup lebih lama. Tidak dapat menutup kemungkinan bahwa cara kita mengalami kematian tidak semuanya sama atau percis, pada umumnya kematian ini didorong oleh penyakit yang dialami seseorang. Itulah menunggu yang masih belum pasti kapan dan dimana kita akan meninggal dunia.

 

Tetapi melalui nats ini, adalah hamba Allah yang taat kepada Allah memperoleh kabar bahwa ia akan berjumpa dengan mesias sebelum dia meninggal dunia. Ia bernama Simeon yang dikenal dengan orang yang saleh dan benar yang sedang menunggu penghiburan bagi umat Israel dari Allah melalui Roh Kudus. Kesaksiaannya membuktikan bahwa dia tidak akan meninggal dunia ini sebelum berjumpa dengan mesias yaitu Yesus Kristus yaitu Dia yang diurapi oleh Allah. Simeon memang benar menunjukkan imannya yang sabar dan setia menunggu kedatangan Yesus ke bait suci untuk diserahkan oleh orang tuanya kepada Allah. Totalitas kehidupannya sudah secara penuh diserahkan kepada kehendak Allah saja dengan menanti kedatanganNya.

Baca juga  Jangan Takut. Allah Selalu Hadir bagi Kita

 

Saudaraku, kebaikan di dunia ini kita kerjakan bukan semata-mata agar kita masuk sorga kelak dalam penantian kita akan kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Dalam rangka menuju hari kematian kita juga tidak didorong untuk melakukan kebaikan agar memperoleh sorga kelak tetapi sikap dan sifat kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus adalah benar, saleh dan penyabar sebab ini semua adalah tindakan atau respon kita dalam sikap dan ucapan syukur kepada Allah yang Maha baik serta menantikan kedatanganNya. Kepastian kita akan meninggalkan dunia ini sudah jelas, namun bagaimana sikap kita terhadap dunia ini sebelum kita meninggal adalah bersyukur selalu dengan sikap yang benar dan saleh seperti Simeon hamba Allah. Oleh karena kepastian  itulah suatu janji Tuhan maka itu syukurilah  kepastian itu di dalam hidupmu.Amin

 

HAPPY DAY

 

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here