Jadilah Anak Terang

0
1069

Oleh: Pdt. Anna Vera Pangaribuan

 

Selamat pagi untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

1 Tesalonika 5:5, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

 

 

 

Di dalam kehidupan kita ini masih ada beberapa yang tidak siap menyandang anak-anak Allah dalam segala tindakan yang berkenan mewujudkan hal itu, apalagi ketika kita diperhadapkan waktu  Allah memerintah dan memanggil kita, apa jawaban kita?. Namun yang pasti adalah kehadiran Allah ke dunia ini untuk menghakimi kita yang hidup dan yang mati bukan persoalan tanggal, bulan dan tahun!. Apa lagi persoalan tempat, yang ada hanyalah kesiapan kita sebagai orang percaya kepada Allah ketika menghadap Allah seperti anak-anak terang. Kita tahu di waktu terang kita dapat melakukan pekerjaan dan aktivitas dengan maksimal dan bermanfaat. Terang dipakai disandangkan untuk orang yang percaya kepada Allah tanpa keragu-raguan, apabila Allah memanggilnya, tentu jawabannya yang diberikannyapun tidak akan mengecewakan Allah.

 

Paulus mengirim surat kepada jemaat Tesalonika agar mereka tetap waspada dalam keadaan dan situasi yang mereka sedang jalani. Tetap dan selalu harus berjaga-jaga dengan akan apa yang akan terjadi. Sebab perbandingan di dunia ini sudah mencapai anak-anak terang dan anak kegelapan. Dimana anak-anak terang mengerjakan kerja dengan baik dan maksimal pada siang harinya, sedangkan anak kegelapan mabuk pada malamnya. Memanfaatkan waktu tentu saja merupakan peluang yang diberikan Allah bagi setiap manusia untuk melayani dan melakukan hal yang bermanfaat, secara khusus yang menyandang makna anak-anak terang. Harus lebih siap siaga kapan saja, sebab kedatangan Allah bagaikan pencuri di malam hari, yang tidak tau kapan datangnya.

 

Saudaraku, kita telah diberikan Allah kebebasan memilih dalam pemahaman yang matang diantara baik dan salah. Kita adalah ciptaan Allah yang mempunyai akal, pikiran, perasaan dan Budi pekerti. Tentu kita memahami apa yang dikehendaki oleh Allah dan apa yang tidak dikehendaki oleh Allah. Melalui itulah kita disadarkan untuk memakai waktu yang ada untuk melakukan kehendak-Nya dan tetap berjaga-jaga. Meninggalkan kehidupan yang lama, hidup dalam kegelapan menuju hari yang baru semangat baru dan tetap berjaga-jaga sebagai anak-anak terang. Anak-anak terang tentu tahu apa yang harus dia kerjakan yang sesuai dengan arahan dan perintah Allah bukan mengikuti arahan dan perintah dunia ini. Sebab dunia ini hanyalah sementara, tetapi Allah adalah kekal selama-lamanya. Amin

 

Selamat beraktifitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt. Anna Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here