Menang dalam Medan Peperangan

0
1341

Oleh: P. Adriyanto

 

 

*”Hendaklah kamu dalam hudupmu bersama, manaruh “PIKIRAN” dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.”*

*Filipi 2:5*

 

 

Dia yang mengenal musuh dan mengenal diri sendiri,  dan  punya strategi akan memenangkan peperangan, demikian kata Sun Tzu.

Sun Tzu adalah jendral Cina yang strategi peperangannya ditiru oleh banyak negara termasuk Amerika di medan perang gurun melawan Irak.

 

Dalam *peperangan rohani, medan perang kita adalah  “PIKIRAN” kita. Dosa diawali dari pikiran kita untuk melakukan sesuatu yang tidak berkenan di hati Tuhan.

Bila kita simak pendapat dari Sun Tzu, kita harus mengenal musuh kita yakni iblis dengan segala tipu dayanya, dan mengenal diri kita sendiri. Apakah kita cepat menyerah dengan godaan iblis dan tidak pernah bersandar pada kekuatan Tuhan.

 

Perang kita bukan melawan pasukan musuh, tapi melawan roh-roh jahat yang dipimpin oleh iblis. Oleh sebab itu, kita harus menggunakan senjata perlengkapan kuasa Allah.

*”Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah.”*

*2 Korintus 10:3~5*

 

Kita adalah laskar Kristus, di mana Panglima Perang kita adalah Yesus Kristus, oleh sebab itu kita pasti dapat memenangkan peperangan rohani ini.

Kita harus selalu waspada terhadap tipu muslihat iblis yang tidak henti-hentinya merasuki pikiran kita.

Firman Tuhan mengingatkan kita:

*”Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si iblis berjalan keliling sama* *seperti singa yang mengaum-aum dan* *mencari orang yang yang dapat ditelannya.”*

*1 Petrus 5:8*

 

Kalah pada saat berpikir berarti takluk pada iblis.

Kata psikolog, orang yang bunuh diri disebabkan karena dia kalah dengan pikirannya sendiri. Tidak ada cara lain kecuali kita harus penuhi pikiran kita dengan perkara-perkara rohani yakni semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji-Filipi 4:8.

Kita harus berdoa agar Tuhan menolong kita sesuai dengan janji-Nya.

*”Allah sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan iblis di bawah kakimu.”*

*Roma 16:20*

Kita harus melawan iblis  dengan iman yang teguh dan mohon kepada Bapa untuk menguatkan kita.

Kita harus waspada dengan apa yang kita dengar dan apa yang kita lihat. Ingatlah apa yang ditulis dalam Matius 6:22~23 di bawah ini:

*Mata adalah pelita tubuh, jika mata kita baik teranglah seluruh tubuh kita, jika mata kita jahat, gelaplah seluruh tubuh kita. Jadi, jika terang yang ada pada kita gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.*

Amin.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here