banner 728x250
Renungan  

Pentakosta

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty   Pentakosta dari bahasa Yunani “Pentekoste” yaitu hari kelima puluh atau Minggu Putih adalah hari raya Kristiani yang memperingati peristiwa pencurahan Roh Kudus kepada para murid di Yerusalem. Peristiwa ini terjadi 50 hari sesudah Paskah(Kebangkitan Yesus : Kissah Para Rasul pasal 2). Ini peristiwa nyata yang disaksikan oleh Yohanes dan kawan-kawan […]

Renungan  

Sucinya Sebuah Pernikahan

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty     Sebuah Pernikahan Kristen  dikatakan “Suci”, bukan pada upacara Pemberkatannya, bukan pula pada penumpangan tangan Pendetanya, sekalipun itu semua penting dan diperlukan… tetapi  pada kehadiran Allah sejak awal. Tuhan Allah hadir dan memberkati, maka kuduslah Pernikahan itu. Kalau Tuhan tidak diyakini hadir dan memberkati, maka Pernikahan itu tidak  berbeda dari […]

banner 400x130
Renungan  

Berilah Dirimu Disucikan Oleh Roh Kudus

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi       1 Korintus 6:9-11 (9) Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, (10) pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. (11) Dan […]

Renungan  

“..tetapi Pengibur, yaitu Roh Kudus yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu” (Yoh. 14:26)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin     Dengan peristiwa kenaikan Yesus ke surga maka relasi murid-murid dengan Yesus memulai fase baru, sebuah fase yang tak pernah mereka hadapi sebelumnya. Para murid tidak lagi bertemu dengan Yesus secara fisik; tidak lagi bisa berjalan mengiring Yesus kemanapun Ia pergi, tak bisa lagi berdecak kagum menyaksikan mujizatNya yang selalu […]

Renungan  

Tuhan Menyertai Orang Yang Setia, Tulus, Lurus dan Suci Hatinya

Oleh: Christian T   Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 19:1-11       Syallom, sahabat-sahabat yang terkasih dalam Kristus Yesus,   Tulus atau lurus hati lawannya adalah bengkok atau hati yang bercabang. Orang yang hatinya tidak tulus atau lurus dapat disamakan dengan orang fasik. Apakah itu oramg fasik ? Orang fasik adalah orang tidak percaya […]

Renungan  

Sembahlah Dia Yang Berkuasa

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Wahyu 5:6-14 (6) Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. (7) Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab […]

Renungan  

Constantia et labore: Dengan ketekunan dan kerja keras

Oleh: Pdt. Weinata Sairin     Kata “tekun” dan “kerja keras” acap kita dengar dalam percakapan sehari-hari. Pada zaman baheula tatkala kita mau menghadapi ‘ulangan’ untuk kenaikan kelas atau menjelang ‘ujian penghabisan’ (sejenis ‘ujian nasional’ sekarang ini) para orang tua berpesan agar kita tekun dan kerja keras dalam belajar. Malahan pada saat itu orangtua kita […]

Renungan  

Allah Tidak Berlaku Curang

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi   Ayub 34:10-15 (10) Oleh sebab itu, kamu orang-orang yang berakal budi, dengarkanlah aku: Jauhlah dari pada Allah untuk melakukan kefasikan, dan dari pada Yang Mahakuasa untuk berbuat curang. (11) Malah Ia mengganjar manusia sesuai perbuatannya, dan membuat setiap orang mengalami sesuai kelakuannya. (12) Sungguh, Allah tidak berlaku curang, Yang Mahakuasa […]

Renungan  

Menjadi Yang Terbesar Di Mata Tuhan

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi       Lukas 9:46-48 (46) Maka timbullah pertengkaran di antara murid-murid Yesus tentang siapakah yang terbesar di antara mereka. (47) Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka. Karena itu Ia mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di samping-Nya, (48) dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; […]

Renungan  

I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand (Konfucius)

Oleh: Pdt. Weinata Sairin     Kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa oleh karena kita manusia diciptakan dengan sangat istimewa. Kita manusia, tidak hanya memiliki tubuh/fisik, dengan segala kelemahan dan kekuatannya, tetapi juga dimensi-dimensi penting lainnya yaitu penglihatan, pendengaran dan kemampuan untuk melakukan sesuatu tindakan. Apa yang didengar, apa yang dilihat, apa yang diperbuat […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.