banner 728x250
Renungan  

Hidup Dalam Rencana Allah

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Yunus 3:4-10 (4) Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: “Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan.” (5) Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. (6) Setelah sampai kabar itu kepada […]

Renungan  

Roh Yang Ada Pada Kita Lebih Kuat dari roh-roh Jahat!

Oleh: P. Adriyanto   *”Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.”* *Lukas 10:19*   Bagi seorang karyawan apapun tingkat dan jabatannya, pasti membutuhkan kewenangan yang cukup dari atasannya agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Tanpa kewenangan tersebut, […]

banner 400x130
Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Gaudet tentamine virtus: Dalam cobaan kebajikan itu membuat orang (tetap) gembira.”

Hidup manusia tak pernah sepi dari cobaan, masalah dan atau tantangan. Hidup manusia selalu diwarnai oleh cobaan, pergumulan, turbulensi. Cobaan atau masalah itu bisa dipicu oleh tindakan kita sendiri bisa juga sepenuhnya datang dari luar diri kita. Contoh ada seorang yang sebenarnya amat taat beragama. Ia memberikan pembinaan spiritual hampir setiap hari ke berbagai komunitas, […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Vincere est honestum, opprimere acerbum, pulchrum ignoscere: Menang itu terhormat, menghancurkan itu pahit (tetapi) memaafkan itu indah.”

  Hidup ini adalah sebuah realitas yang dinamis. Bukan sebuah kediam-diaman tanpa makna. Hidup ini mencakupi segalanya. Hidup mesti bergerak, bertindak. Hidup mesti bersuara : menyuarakan isi hati yang tak bisa disuarakan oleh pihak-pihak lain termasuk oleh partai politik atau mereka yang telah diambil sumpah sebagai wakil rakyat. Ya bersuara keras, lantang, bersuara lirih; menyuarakan […]

Renungan  

Tiga Kelompok Manusia, Dua Destinasi Akhir (Bagian 5)

Oleh: Yonghan     Terhadap janji akan *memperoleh hidup yang kekal,* kita terlebih dahulu harus sungguh-sungguh menyadari kalau setiap manusia akan binasa kekal.   Segala aspek dalam hidup kita sudah tercemar kuasa dosa. Baik pikiran, perkataan, perbuatan, maupun kehendak kita sudah dirusak oleh kuasa dosa. Bahkan sejak di kandungan, kita sudah menjadi makhluk yang rusak […]

Renungan  

Tiga Kelompok Manusia, Dua Destinasi Akhir (Bagian IV)

Oleh: Yonghan     Terhadap janji akan *menerima kembali 100x lipat,* banyak orang salah mengartikannya sebagai kelimpahan materi. Dari yang tadinya naik motor menjadi bawa sports car. Dari yang tadinya punya deposito Rp 10jt menjadi Rp 1M. Bukan ini yang dimaksud Yesus.   Alasan kenapa banyak orang berpikir demikian disebabkan “ragi” yang dibawa guru-guru palsu […]

Renungan  

Tiga Kelompok Manusia, Dua Destinasi Akhir (Bagian III)

Oleh: Yonghan       Menjadi murid Kristus berarti harus senantiasa menyangkal diri dan memikul salib. Yang dunia suka, kita harus belajar benci. Yang dunia benci, kita harus belajar suka. Ini adalah *jalan yang sempit dan sedikit yang menemukannya.* Tentu saja, ini bukan jalan yang nyaman dan enak untuk dijalani.   Diam-diam, kita mungkin sering […]

Renungan  

Tiga Kelompok Manusia, Dua Destinasi Akhir (Bagian II)

Oleh: Yonghan     Kontras dengan nasib dua kelompok lainnya, “mereka yang menerima undangan Sang Raja dengan berpakaian pesta” dijanjikan hal-hal yang menakjubkan.   Alih-alih ratapan dan kertak gigi, mereka “akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa” (Mat13:43). Mereka akan hidup kekal di “langit yang baru dan bumi yang baru”. Langit dan bumi yang kita […]

Renungan  

Tiga Kelompok Manusia, Dua Destinasi Akhir (Bagian I)

Oleh: Yonghan     Konon, Martin Luther menganggap teks Matius 22:1-14 sebagai ”terrible Gospel”. Ini adalah perikop yang tidak disukainya untuk dikhotbahkan.   Melalui bagian ini, Alkitab secara tajam membedakan tiga kelompok manusia, yaitu “mereka yang menolak undangan Sang Raja”, “mereka yang menerima undangan Sang Raja dengan berpakaian pesta”, dan “mereka yang menerima undangan Sang […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.