banner 728x250
Renungan  

Terus Lakukan Apa Yang Baik

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Matius 7:12-14 (12) “Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. (13) Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Semper avarus eget. Orang yang serakah selalu menuntut”.

Serakah selalu memiliki konotasi yang negatif. Orang yang serakah hampir selalu tidak merasa cukup dengan apa yang sudah dimilikinya. Ia meminta lebih dari yang lain. Bahkan orang lain harus rela tidak mendapat apa-apa demi kepuasan dirinya. Salah satu nasihat yang diberikan oleh orangtua kepada kita anak-anaknya adalah “jangan serakah”, “harus bersedia untuk berbagi dengan orang […]

banner 400x130
Renungan  

Jangan Mendua Hati

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi       Kejadian 19:15-29 (15) Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: “Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini.” (16) Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “A mistake doesn’t become a mistake until you refuse to correct it” (O.A. Batista).

Dalam menjalani kehidupan yang maha luas, besar dan rumit, manusia tak pernah lepas dari kesalahan. Kesalahan itu terjadi bisa oleh karena banyak faktor, baik internal maupun eksternal. Bahkan tanpa sengaja atau tanpa disadari kesalahan itu bisa saja terjadi. “Kesalahan” adalah sesuatu yang biasa terjadi dalam bidang apapun dan dimanapun, terutama sekali pada tahap-tahap awal. Itulah […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: “Fluctus in simpulo. Ombak di sendok kecil”.

Ombak amat erat kaitannya dengan laut. Ombak dan laut banyak menjadi sumber inspirasi bagi para penyair, komposer, dan novelis. Deru ombak dan gemericik air laut menghadirkan pikiran-pikiran jernih dan puitis yang melahirkan puisi lagu, bahkan lukisan. Tatkala ombak itu menjadi besar bahkan kemudian menyatu dengan tsunami maka tentu saja hal amat membahayakan jiwa manusia. Ombak […]

Renungan  

 Aku Yakin Tak Ada Yang Tak Mungkin Bagi Allah

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty     Jika manusia telah kehilangan pengharapan dan keyakinan kepada Tuhannya, maka sesungguhnya disitulah awal dari kehancuran hidup ini. Dan hal itu yang kadang-kadang terjadi di dalam kehidupan orang-orang beriman. Memang kita punya banyak sekali kebutuhan di dalam hidup ini, keinginan-keinginan wajar dan harapan-harapan positif yang belum terpenuhi. Itu yang kadang […]

Renungan  

Akuilah Tuhan dan Takutlah Akan Dia

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi     Yesaya 8:11-22 (11) Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku, ketika tangan-Nya menguasai aku, dan ketika Ia memperingatkan aku, supaya jangan mengikuti tingkah laku bangsa ini: (12) “Jangan sebut persepakatan segala apa yang disebut bangsa ini persepakatan, dan apa yang mereka takuti janganlah kamu takuti dan janganlah gentar melihatnya. (13) Tetapi […]

Renungan  

Keragaman Dan Kemajemukan 

Oleh: Pdt. Jacobus Manuputty     Ini ungkapan Presiden Joko Widodo dalam acara Halalbihalal Kebangsaan di SMA Nasima Gandanegara kota Semarang Jawa Tengah, Sabtu 22 Juli 2017(Kompas, 24 Juli 2017). Bahwa Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa, sekitar 17.000 pulau, 714 suku, dan lebih dari 1.100 bahasa lokal, maka kebhinekaan Indonesia perlu terus […]

Renungan  

Hal Yang Baik Dan Berguna

Oleh: Pdt. Andreas Loanka     Baca Gali Alkitab dari Titus 3:1-11   Manusia di dunia yang berdosa ini membutuhkan Injil, yang hanya melaluinya hati manusia dapat diubahkan dan hidupnya diselamatkan.  Rasul Paulus mengingatkan orang-orang percaya bahwa anugerah Allah telah menyelamatkan dan mengubah mereka, agar mereka pun termotivasi untuk menyatakan rahmat-Nya melalui segala perbuatan yang […]

Renungan  

Seri Kepemimpinan Nehemia: Pemimpin Yang Bertanggung-Jawab

Oleh: Yerry Tawalujan       Nehemia 7:1-2  “Setelah tembok selesai dibangun, aku memasang pintu-pintu. Lalu diangkatlah penunggu-penunggu pintu gerbang, para penyanyi dan orang-orang Lewi.” “Pengawasan atas Yerusalem aku serahkan kepada Hanani, saudaraku, dan kepada Hananya, panglima benteng, karena dia seorang yang dapat dipercaya dan yang takut akan Allah lebih dari pada orang-orang lain.”   […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.