banner 728x250
Renungan  

Tak Berhenti Bicara Kasih

Bacaan Alkitab: 1 Korintus 13:1-13     Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. 1 Korintus 13:13   Hari Valentine adalah hari yang membahagiakan bagi mereka yang sedang di mabuk asmara. Mengapa? Karena pada hari Valentine, mereka mendapatkan curahan kasih sayang yang terbaik dari […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: Perlu Pahami Tiap Peristiwa dengan Bijak

“Men are disturbed not by things but by the view which they take of them” (Epictetus)   Banyak orang berkata bahwa hidup di zaman ini tidak terlalu nyaman dan menggairahkan. Bukan hanya ketidaknyamanan yang sifatnya teknis. Misalnya karena proyek pembangunan jalan, maka lalu lintas menjadi sangat “ribet” banyak jalan yang dialihkan atau di buang ke […]

banner 400x130
Renungan  

Segala Sakit Penyakit akan Sembuh atas Kehendak Tuhan

Oleh: P. Adriyanto     “Jika kamu sungguh-sungguh  mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya, dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak melimpahkan kepadamu penyakit manapun yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir, sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” *Keluaran 15:26*   Ada orang yang mengatakan […]

Renungan  

Sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu

Oleh: Stefanus Widananta     Sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu Kejadian 3;19b   Hari ini kita semua memperingati hari Rabu abu, empat puluh hari menjelang Paskah, umat diajak untuk menghayati karya keselamatan Allah melalui Kristus yang mati dan bangkit, dengan berpuasa.   Kita diingatkan akan kefanaan, kelemahan dan keberdosaan kita di […]

Renungan  

Tidak Bercacat dan Kudus

Oleh: Pdt. Ladestam Sinaga     1 Tesalonika 3:13 “Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.”   AGAR siap menghadapi tantangan iman demi mahkota kehidupan ada dua ketentuan dasar, yakni TIDAK BERCACAT dan HIDUP KUDUS. Ketentuan itu berpedoman […]

Renungan  

Allah Tidak Memandang Rupa

1 Samuel 16:1-13; Lukas 19:35   “Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati” (1 Samuel 16:7).   Pemilihan Daud sebagai raja tentunya mengundang kontroversial, setidak-tidaknya bagi keluarganya. Mengapa? […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: Sebelum Menjadi Tanah Kita Menoreh Karya Bermakna

“Memento homo, quia pulvis es, et in pulverem reverteris. Ingatlah hai manusia karena engkau adalah tanah, dan engkau akan kembali menjadi tanah”.   Manusia dengan kemegahan apapun yang ia miliki, dengan aset yang berlimpah, dengan kepandaian serta deretan gelar akademis yang selalu dicantumkan pada namanya, dengan segudang pengalaman, dengan keturunan dan darah biru yang mengaliri […]

Renungan  

Buang Perkataan Negatif

    Serangan yang dilancarkan Iblis terhadap orang percaya di tengah kehidupan yang penuh problematika ini adalah mengontrol lidah mereka agar selalu mengucapkan perkataan-perkataan yang negatif.  Tujuannya supaya orang percaya gagal menikmati janji Tuhan.   Hal itulah yang ditanamkan Iblis pada lidah sepuluh pengintai, supaya dengan memberikan laporan yang negatif semua orang yang mendengarnya menjadi […]

Renungan  

Dunia akan menjadi Sodom dan Gomora

Oleh: P. Adriyanto     “Hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat  dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.” *2 Petrus 3:10*     Tahukah anda bahwa LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual & Transgender) tengah […]

Renungan  

Pdt. Weinata Sairin: Ya Tuhan, Terangi Mata Kami untuk Mengasihi Sesama

“Illumina oculos meos, Domine. Tuhan terangilah mataku.”   Ada cukup banyak peribahasa atau pantun yang menggunakan kata *mata*. Pantun dan pepatah yang cukup populer antara lain berbunyi sebagai berikut :   “Dari mana datangnya lintah, dari sawah turun ke kali. Dari mana datangnya cinta, dari *mata* turun ke hati”   Atau “Jauh di *mata* dekat […]

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.