KISAH TENTANG DUA KOTA

0
247

Bacaan: 2Korintus 4:1-9

NAS: Bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan (2Korintus 4:5)

Gambaran yang tepat dari dua kebaktian berbeda yang saya hadiri dalam waktu 24 jam adalah: yang satu merupakan kumpulan jemaat terbesar, sedangkan satunya lagi merupakan kumpulan jemaat terkecil. Yang pertama adalah kebaktian penginjilan di Washington, DC, dihadiri hampir 20.000 orang. Seseorang berkhotbah, dan ratusan orang menanggapi panggilan untuk percaya kepada Kristus.

Malam berikutnya, saya menghadiri suatu kebaktian di sebuah pedesaan yang dihadiri oleh kira-kira 50 orang. Seseorang juga berkhotbah, tetapi di akhir khotbahnya tak seorang pun menanggapi panggilan untuk percaya kepada Kristus.

Keduanya melayani karena panggilan Allah dan diperlengkapi untuk dapat menjalankan panggilan-Nya. Lalu, apakah itu berarti yang satu lebih berhasil atau lebih berharga bagi Allah? Saya rasa tidak.

Peristiwa di atas menunjukkan pimpinan Allah yang begitu indah. Dia memanggil kedua orang itu untuk melakukan pelayanan yang berbeda di tempat yang berbeda pula. Dia menumpangkan tangan atas keduanya. Tak seorang pun boleh bermegah atas hasil yang dicapainya, atau kecewa atas kekurangannya, karena hanya Allah yang dapat memberikan pertumbuhan (1Korintus 3:6-7).

Adakah Anda kecewa karena pelayanan yang Allah tentukan bagi Anda? Adakah Anda merasa tertekan karena keberhasilan yang dicapai oleh para “maha bintang” Kristen tampak lebih nyata? Inilah saatnya untuk mengalihkan pandangan Anda jauh-jauh dari jumlah dan tanggapan orang yang Anda layani, dan hanya memandang kepada Yesus (2Korintus 4:5). Tinggallah di dekat-Nya. Carilah kehendak-Nya. Yang Anda butuhkan adalah senyum perkenan-Nya –JDB

The Lord gives each of us a task

He wants us to fulfill;

To love and serve Him faithfully

Accomplishes His will. –Sper

MANUSIA MENGHARGAI KESUKSESAN ALLAH MENGHARGAI KESETIAAN!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here