Pengharapan Kepada Tuhan Tidak Pernah Mengecewakan

0
1242

Oleh: P. Adriyanto

*_”Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih daripada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?_*

*_Yesaya 2:22_*

Kita patut menghargai sekaligus bersimpati kepada pak Mahfud MD terkait dengan pernyataannya di ILC semalam. Banyak orang mengatakan bahwa Mahmud MD menjadi korban PHONE (pengharapan palsu??), betapa tidak, karena ia sudah dipanggil ke istana, diminta mengukur baju karena dipilih oleh Presiden sebagai calon Wapres. Namun, the last minute, Presiden mengubah pilihannya kepada Kiayi Haji Ma’ruf Amin berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu.

Siapapun manusia, apapun jabatannya, ia kita tidak dapat berharap kepadanya, seperti dinyatakan dalam nas di atas.

Firman juga memberi warning kepada kita seperti tertulis dalam Mazmur 33:17~18 berikut ini.

*”Kuda adalah harapan sia-sia untuk mencapai kemenangan, yang sekalipun besar ketangkasannya tidak dapat memberi keluputan. Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya.”*

Kita berharap kepada Tuhan dalam doa berlandaskan iman yang kokoh, bahwa Ia yang menjanjikan untuk memenuhi pengharapan kita adalah setia (Ibrani 10: 2~3).

Tuhan tidak pernah dan tidak akan mengecewakan kita, Ia selalu menepati janji-Nya untuk memenuhi harapan kita, asal kita mau bersabar.

Simak lirik lagu *Whispering Hope* yang dibawakan oleh Jim Reeves di bawah renungan ini. Tuhan pasti memenuhi pengharapan kita dan kita harus menunggunya pasti gelap dan badai akan berlalu.

*”Bersukacitalah dalam penggarapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”*

*Roma 12:12*

Apabila kita sedang resah menghadapi badai kehidupan, kita harus berharap kepada Allah.

*”Mengapa engkau tertekan hai jiwaku dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, perlindunganku dan Allahku!”*

Baca juga  Keajaiban Alkitab

*Mazmur 42:6*

Jiwa kita akan tenang bila kita bersama dengan Tuhan, sebab hanya Ia-lah harapan kita (Mazmur 62:6). Bahkan dalam kesengsaraan kita harus tetap tegar, karena kesengsaraan akan menyebabkan ketekunan dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan karena kasih Allah akan dicurahkan kepada kita (Roma 5:3~5).

Jangan pernah berputus asa dalam menghadapi permasalahan apapun, kita harus tekun berdoa dan berharap hanya pada pertolongan Tuhan.

Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here