Tuhan Memelihara CiptaanNya

0
3021

 

 

Oleh: Pdt.Dr. Anna Ch.Vera Pangaribuan

 

Selamat sore untuk kita semua, kiranya kasih karunia dari Yesus Kristus menyertai kehidupan kita sekalian.

 

Kejadian 1:28, Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. ”

 

 

Pernah salah seorang anak sekolah Minggu bertanya kepada guru sekolah Minggu demikian; ibu guru, kenapa dunia yang diciptakan Allah begitu luas dan tumbuh-tumbuhan begitu banyak serta hewan juga sangat banyak? Siapakah yang akan memelihara mereka? Lalu ibu guru sekolah Minggu menjawab: anak-anak, Allah menciptakan segala suatu di bumi ini untuk diwariskan kepada makhluk hidup secara khusus kepada Manusia. Manusia adalah ciptaan Allah yang segambar dengan Allah dan mempunyai hati dan pikiran untuk dapat memelihara dan menguasai isi bumi ini. Karena itu, manusia ditugaskan oleh Allah untuk beranak cucu dan bertambah banyak agar dapat menguasai dan memelihara bumi. Pemeliharaan bumi dan menguasai bumi adalah tugas dari setiap manusia yang hidup di Dunia ini, sebab Dunia ini dan segala isinya adalah warisan Allah kepada kita.

 

Dalam teks hari ini juga memperingatkan kita akan tugas kita sebagai manusia yang segambar dan serupa dengan Allah yaitu: Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. ”

 

Beranak cucu dan bertambah banyak mempunyai makna lebih dalam daripada kuantitas. Hal yang utama yang mau diperintahkan Allah adalah kualitas manusia dibanding dengan ciptaan lainnya. Manusia yang mempunyai akal, pikiran dan perasaan tentu lebih peka akan perintah Allah dibanding dengan ciptaan lainnya. Kemudian makna penuhi, taklukkan, dan kuasai lebih condong kepada kebijaksanaan yang diberikan oleh Allah harus dipergunakan dengan baik dibandingkan dengan egois. Sehingga kita adalah manusia yang mempunyai kearifan untuk menguasai ciptaan Allah tanpa menggunakan egois atau sentimen pribadi.

 

Saudaraku kekasih, kita baru saja dihantar kepada pengertian tanggung jawab kita sebagai ciptaan Allah yang mempunyai akal, pikiran dan perasaan yang harus mengutamakan kepentingan Allah di dunia ini dibandingkan dengan kepentingan pribadi kita, kepentingan keluarga kita, dan kepentingan dunia ini. Ketika kita mau memenuhi bumi, menaklukkan dan menguasai isinya maka kita adalah ciptaan yang taat akan perintah Allah. Tetapi karena hal kecil kita perebutkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga bahkan harus menumbuhkan perselisihan diantara yang bersaudara, maka itu adalah pelanggaran dimata Tuhan. Jika kita sebagai manusia yang diciptakan oleh Allah untuk menguasai, menaklukkan dan memenuhi bumi ini, tentu kita harus patuh dan taat hanya kepada perintah Allah saja. Oleh karena itu, marilah memulai penguasaan, penaklukan dan memenuhi bumi  kita mulai dari pendidikan di dalam keluarga tentang firman Allah kepada keturunan kita agar firman Allah selalu menjadi acuan di dalam kehidupan kita untuk menguasai, menaklukkan dan memenuhi bumi ini. Amin

 

HAPPY DAY

 

Selamat beraktivitas untuk kita semua

Salam Marturia

Pdt.Dr. Anna Ch.Vera Pangaribuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here