Roh Kudus

0
720

 

 

Oleh: H.Oktavianus

 

*The Holy Spirit* atau *Roh Kudus* adalah *penyataan Allah* dalam wujud pribadi yang lain dan tidak terpisahkan dari firman-Nya yang telah menjadi manusia. Roh Kudus adalah Pribadi Ketiga dari Allah Tritunggal Yang Maha Kuasa.

*”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.”*

*”Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.”*

*”Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.”*

*’Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”*(Yohanes 1:1-3,14)

Dalam bahasa Ibrani *roh* dengan kata *ruah* dan dalam bahasa Yunani dltuliskan *pneuma* keduanya mengartikan *”nafas”* atau *”angin”* yang menunjukkan kuasa pemberi kehidupan yang tak terlihat. *Kudus* menjelaskan sifat bila digabungkan maka menyatakan *”Roh Kudus”* yang adalah *”Roh Allah Maha Kudus”*.

*”Parakletos”* (bahasa Yunani: παράκλητος, bahasa Latin: paracletus) berarti  *pembela atau penolong*. Dalam agama Kristen, istilah *”parakletos”* lazimnya digunakan sebagai sebutan bagi *Roh Kudus*.

Kitab Perjanjian Lama mengutarakan pernyataan perihal *”Roh Allah”* sebagai *Pribadi  Maha Pencipta yang menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada*, keMahakuasaan Allah tersebut juga dinyatakan pada kisah *”Roh Allah atau Roh Kudus”* yang hadir dalam rahim Maria.(Kejadian 1:2; Matius 1:18).

 

Tentang pencurahan *”Roh Kudus”* atau *Roh Allah* akan diberikan kepada setiap orang percaya telah dinubuatkan jauh sebelum kelahiran Yesus Kristus sebagai janji Allah terhadap setiap manusia yang berkenan kepada-Nya.

*”Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.”*

*”Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.”*(Yoel 2:28-29; Kisah Para Rasul 2:16-18).

Penganugerahan *”Roh Kudus”* kepada gereja-gereja-Nya menjadi pembuktian kesetiaan Yesus Kristus Tuhan menyertai orang-orang yang dikasihi-Nya sampai hari kedatangan-Nya atau akhir jaman.

*”…Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”*

*”Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,”*

*”yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”*

*’Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”*(Matius 28:20b; Yohanes 14:16-18)

 

*_”Bagaikan air yang menyatu dengan darah dalam tubuh demikian juga Roh Kudus menyatu dalam jiwa setiap orang percaya/kristen”_*.

Penyerahan dan kesaksian hidup gereja-gereja Kristus disempurnakan dengan kuasa *Roh Kudus* guna melengkapi gereja-gereja Kristus dalam melaksanakan tugas panggilan dan kesaksiannya di tengah-tengah dunia ini.

*Tiga hal utama* pekerjaan Allah  Roh Kudus dalam dunia ini:

1.Menginsyafkan dunia akan  dosa.

2.Menyatakan “kebenaran”

3.”Penghakiman”

Dimana setiap orang akan *disadarkan bahwa ia adalah mahluk berdosa* dan membutuhkan Kasih yang memberinya pengampunan dosa dan keselamatan. *”Kebenaran”* yang menjadi *”Jalan dan Kebenaran dan Hidup”* itu adalah *”Yesus Kristus, Anak Allah yang Tunggal”* dan hari *”Penghakiman”* terhadap penguasa kegelapan dunia ini atau Iblis itu pasti sesuai rencana dan kehendak Allah.

“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”

*”Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;”*(Yohanes 16:7-8)

*”Sembilan karunia Roh Kudus”*:

1.Berkata-kata dengan hikmat

2.Berkata-kata dengan pengetahuan

3.Iman

4.Menyembuhkan

5.Mengadakan mujizat

6.Bernubuat

7.Membeda-bedakan roh-roh

8.Berbahasa roh

9.Menafsirkan bahasa Roh

(1 Korintus 12:4-11)

*Karunia-karunia Roh Kudus* ini idealnya diperoleh guna melengkapi setiap gereja-gereja Kristus dalam memenuhi tugas panggilan serta kesaksiannya, sangatlah disayangkan bila ada gereja-gereja Kristus tidak mengimani dan menolaknya terlebih menganggapnya tidak berarti apa-apa, *_”Roh Kudus dengan karunia-karunia-Nya adalah kekuatan yang menghidupkan gereja itu sendiri, gereja tidak bisa hidup dan mampu tanpa Roh Kudus memimpin serta melengkapinya._*

Dalam hal *”Preaching”*(Mengkotbahkan firman Tuhan) bahwa pekerjaan itu bukanlah tugas sederhana semudah membalikkan tangan dan dilaksanakan bukan sekedar bisa mengucapkan apa yang terlintas dalam pikiran juga perasaan akan tetapi membutuhkan pimpinan *Roh Kudus* disamping keakrabannya membaca Alkitab(Firman Allah) dengan tekun dan dibekali pendidikan serta pelatihan berkhotbah dengan baik.

Perjalanan gereja-gereja Tuhan di dunia ini diibaratkan seperti suatu *bahtera yang sedang mengarungi samudera luas berlayar menuju labuhan kehidupan kekal bahagia*, membutuhkan penyertaan Tuhan sebagai nakhoda dalam perjalanan memimpin, mengajar, menguatkan, menghibur, melindungi dan menolong  gereja-Nya saat menghadapi tantangan dan kesulitan diterpa gelombang ombak angin badai kehidupan maka peran *”Roh Kudus”* adalah wujud kehadiran Tuhan sebagai *”Nakhoda”*.

*”tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”*

*”Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”*(Yohanes 14:26-27).

 

*”The Church without the Holy Spirit is the body without the spirit”*

_(“Gereja tanpa Roh kudus sama dengan tubuh tanpa roh”)_ * (Oleh: H. Oktavianus).

 

Hiduplah, tinggallah dan berjalanlah dengan dan di dalam Allah Roh Kudus. Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here