Deklarasi Perserikatan Cendekiawan Protestan Indonesia (PCPI) Sebagai Think-Tank dan Transformator Gereja dan Bangsa: PCPI Mengajak Para Cendekiawan dan Profesional Kristen Bersinergi untuk Mendirikan Universitas Protestàn Terbesar di Dunia

0
1164

 

 

Jakarta, Suarakristen.com

 

 

Para cendekiawan/cerdik pandai atau intelektual Kristen Protestan merupakan komponen strategis dalam kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat dan bergereja. Sebagai komponen penting yang memiliki potensi, sumberdaya, infrastruktur dan jaringan kerja yang prospektif, para cendekiawan merupakan ujung tombak garda depan anak-anak Tuhan. Dengan jumlah minimal 1 juta orang cerdik pandai Kristen Protestan dan jutaan professional Kristen Protestan, maka para cendekiawan dan professional Kristen Protestan di Indonesia merupakan kekuatan besar untuk melakukan transformasi bangsa. Sehingga apabila mereka dihimpunkan dalam sebuah organisasi yang besar maka dapat tercipta energi dan sinergi yang luar biasa untuk membangun gereja, bangsa dan negara.

 

Di tengah-tengah arus globalisasi, perkembangan IPTEK dan krisis sosial-kemanusiaan yang sedang melanda dunia dan bangsa kita juga, para cendekiawan Kristen Protestan dipanggil untuk bersekutu, bergumul, bersaksi, berserikat, bersinergi dan berkreasi untuk memajukan dan memanifestasikan Kerajaan Allah dan nilai-nilai Alkitab di dalam kehidupan sehari-hari, kehidupan sosial maupun di dalam dunia akademis. Para cendekiawan Kristen Protestan dipanggil untuk menjadi Garam, Terang, Saksi, Mandatoris, Pelayan, Pengerja, Pionir, Pembaharu dan Transformator masyarakat dan bangsa.

 

Salah satu kegerakan dan agenda yang Allah sedang lakukan saat ini adalah merevitalisasi kaum cendekiawan Kristen Protestan untuk memajukan dan membangun bangsa, untuk mentransformasi masyarakat dan dunia melalui partisipasi aktif dan kontribusi konkrit.

 

Menyadari makna penting kebutuhan dan perlunya sebuah persekutuan, perkumpulan, aliansi dan organisasi yang dapat menghimpun, menyatukan dan mensinergikan para cendekiawan Kristen Protestan, maka kami mendeklarasikan sebuah organisasi/lembaga bernama “PERSERIKATAN CENDEKIAWAN PROTESTAN INDONESIA (PCPI)” pada hari ini, tanggal 28 Feruari 2018 di Gedung Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Jakarta.

Baca juga  Kekerasan  Terhadap Anak Masih Marak Terjadi, Perkuat SDM Penyedia Layanan Perlindungan Anak

 

PCPI merupakan Organisasi dan wadah perkumpulan cendekiawan/intelektual Kristen Protestan yang bersifat interdenominasi, ekumenis, Injili, biblikal dan nasional.

 

 

Maksud dan Tujuan Pendirian PCPI

 

1. Menjadi wadah perkumpulan, persekutuan, persatuan, pembelajaran, perjuangan, pelayanan, kesaksiaan, urun-rembuk, kerja-sama, sinergi dan aliansi strategis bagi para cendekiwan/cerdik pandai Kristen Protestan dalam kehidupan bergereja, berbangsa, bermasyarakat dan bernegara.

 

2. Menjadi organisasi pengkaderan, pemberdayaan, pengutusan, apologetik, pengkajian dan advokasi bagi gereja, bangsa dan masyarakat.

 

Abraham Lembang

3.Menjadi mitra-kerja pemerintah, Gereja, masyarakat, organisasi-organisasi cendekiawan lainnya dan semua komponen bangsa dalam menyikapi perkembangan/dinamika kehidupan masyarakat/dunia, sebagai wujud panggilan, kesaksian, pelayanan dan pertanggung-jawaban iman kepada bangsa, masyarakat dan gereja.

 

4.Menjadi penggerak, motivator, fasilitator, pengembang dan promotor pembangunan 100 universitas, RS/Poliklinik, sekolah,  panti asuhan, panti sosial dan lembaga-lembaga nirlaba maupun berlaba yang professional dan alkitabiah untuk memberdayakan, meningkatkan dan memperkuat pembangunan SDM nasional dan pembangunan SDM umat Kristen Protestan khususnya.

 

5.Membangun jaringan sinergis dan bisnis global dan nasional antar cendekiawan dan professional Kristen agar dapat bersinergi untuk saling bekerja-sama, membantu dan membangun.

 

Misi PCPI:

 

Bersinergi Membangun Bangsa dan Masyarakat Indonesia dengan semangat Pancasila dan UUD 45 dan Mempersiapkan Kader Pemimpin Bangsa, Gereja, Ilmuwan-ilmuwan besar dan cendekiawan-cendekiawan yang berwawasan nasionalis, global dan alkitabiah.

 

Visi PCPI:

 

Menjadi Organisasi Cendekiawan yang memberikan kontribusi besar dalam pencerahan, pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

 

Kegiatan-kegiatan dan Usaha-Usaha:

 

1. Penelahaan Alkitab dan Persekutuan Doa bersama maupun pertemuan-pertemuan informal dalam bentuk makan siang atau makan malam bersama.

 

2. Mengadakan pengkajian dan analisa terhadap isu-isu strategis yang berhubungan dengan kehidupan berbangsa, bermasyarakat, bernegara dan bergereja.

Baca juga  Orang Dewasa Tetap Perlu Imunisasi

 

3. Mengadakan konvensi-konvensi, seminar-seminar akademis dan retret besar/nasional.

 

4. Mengadakan pelatihan atau lokakarya keterampilan dan kepemimpinan.

 

5. Mengadakan Bakti sosial kemanusiaan ke panti-sosial, panti jompo dan lain-lain.

 

6. Mengadakan Fund-raising untuk kegiatan-kegiatan amal, dana penginjilan, beasiswa, pengembangan/pembangunan SDM umat (sekolah/universitas), karya sosial  dan lain-lain.

 

 

7. Menggalang kerja-sama, komunikasi dan hubungan baik dengan lembaga-lembaga/instansi-instansi pemerintah dan swasta.

 

 

8. Membuat usaha Penerbitan Buku, majalah, buletin dan website untuk sarana komunikasi.

 

Target Utama:

 

1. Merekrut 1.000.000 anggota dalam 5 tahun pertama untuk membangun organisasi yang kuat,solid dan besar untuk mewujudkan visi misi PCPI.

 

2. Membangun Universitas-universitas Kristen Protestan yang besar untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa, gereja dan masyarakat agar bisa berkontribusi aktif dalam  pembangunan nasional dan melakukan Revolusi Ilmiah untuk mentransformasi dunia dan peradaban dengan nilai-nilai Alkitab dan Pancasila.

 

Acara deklarasi diikuti oleh sekitar 70 peserta, yang terdiri dari para Penggagas dan pendiri PCPI yang juga merupakan alumni-alumni GMKI, para pengusaha, perwakilan dari beberapa ormas dan simpatisan PCPI. Tampak hadir dalam acara tersebut pengusaha Dr. Gunadi Gunawan, Dr. Edy Siswoyo (tokoh PIKI), Dekan FK UKI Dr. Marwito, Pdt. Dr. Shepard Supit, Ketum PP GMKI Sahat MP. Sinurat, Pdt. Marihot Siahaan, Pdt. Dr. Arnold Tinda, Junias Lumbantobing, Santiamer Silalahi, Pdt. Dr. Bernalto, Mangontang Simanjuntak, Irian Sitorus Pane,  Pdt. DR. G. Ubleeuw, M.Th., Marlen Samosir, Pdt. Dr. Bob Leimena, Johnni Adventus Hutapea, Dr. Fenno Tahalele, Johnny Simorangkir, Pdt. Rudy Pitoy, Horas Marihot Siringo-ringo, Pdt. Effendi Hermanto, Yulia Simorangkir dan Ridwan Hutabarat.

 

Firman Tuhan dibawakan oleh Ps. Abraham Lembang. dengan Tema: Cendekiawan Kristen: Didesain untuk Menjadi Kepala (Pemimpin), Bukan Ekor. Acara ini dimeriahkan oleh penyanyi rohani Ev. Sherlyn Buaya. MC adalah Pdt. Nelly Berhitu, M.Th.

Baca juga  DEA dan Enjin Selenggarakan NFT Awards Pertama Microsoft, Mantan CEO Sony dan Ubisoft Akan Menjadi Juri

Ketua Panitia Hotben Lingga, Sekretaris Pdt. Jerry Rumahlatu, Bendahara Panitia adalah Margareth Lilipory, Wakil Bendahara Taruli Gultom.

 

Dirjen Bimas Kristen Prof. Dr. Thomas Pentury yang sedianya akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Revitalisasi Pendidikan Kristen Protestan dalam Pembangunan Nasional: Tantangan dan Resolusi, berhalangan hadir.

 

Motto PCPI adalah: Untuk Reformasi Gereja, Kemajuan Bangsa dan Transformasi Dunia.

 

 

Jakarta, 28 Februari 2018

 

Ketua Umum : Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu

Sekretaris Jenderal : H. Lingga, M.Th.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here