Bermegah karena Salib Kristus

0
544

Oleh: Pdt. Pinehas Djendjengi

 

 

Galatia 6:11-18

(11) Lihatlah, bagaimana besarnya huruf-huruf yang kutulis kepadamu dengan tanganku sendiri. (12) Mereka yang secara lahiriah suka menonjolkan diri, merekalah yang berusaha memaksa kamu untuk bersunat, hanya dengan maksud, supaya mereka tidak dianiaya karena salib Kristus. (13) Sebab mereka yang menyunatkan dirinya pun, tidak memelihara hukum Taurat. Tetapi mereka menghendaki, supaya kamu menyunatkan diri, agar mereka dapat bermegah atas keadaanmu yang lahiriah. (14) Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. (15) Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. (16) Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah. (17) Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus. (18) Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.

 

Bermegah sebenarnya sama dengan memuji diri sendiri. Menurut Paulus, orang percaya yang sudah menerima banyak kebaikan dan kemurahan Tuhan lalu masih memuji diri sendiri atau bermegah, maka itu merupakan kesalahan. Itu adalah sebuah kesombongan atau kecongkakan. Dalam Yakobus 4:6b dikatakan, “Allah menentang orang-orang yang congkak”. Itu berarti kita tidak boleh memegahkan diri. Tapi kalau mau bermegah, bermegahlah di dalam dan melalui nama Yesus.

Paulus dalam bagian ini sebenarnya mau menyampaikan ucapan selamat kepada orang-orang di Galatia, namun karena melihat pengaruh Yudaisme (paham Yahudi) atas mereka, muncul kekuatiran dalam hatiya. Ia mencoba membentegi mereka dengan menganjurkan mereka supaya hati-hati dalam iman. Orang-orang Kristen yang masih terikat tradisi Yahudi memakai sunat sebagai topeng supaya lolos dari kutuk salib. Mereka menyarankan supaya orang-orang Galatia disunat, padahal mereka tidak mengerti arti sunat yang sebenarnya. Yang penting bagi mereka bahwa dengan disunat mereka selamat.

Baca juga  Memilih Hidup di dalam Tuhan

Oleh karena itu, Paulus menekankan agar orang-orang Galatia tahu siapa Kristus dalam hidup mereka. Kalau  mereka mau bermegah, bermegahlah karena salib Kristus. Dengan jalan salib kita telah menerima hidup berharga dari Allah (bnd. 1 Kor. 1:18-31). Soal bersunat atau tidak bersunat bukanlah hal yang penting dalam kehidupan di dalam Kristus. Melainkan yang penting adalah terwujudnya ciptaan baru dalam terang keselamatan Allah yang mempunyai masa depan. Bagi mereka yang hidup dengan pedoman ini, Paulus memohonkan berkat Allah. Ini merupakan gambaran bahwa mengikuti perintah Allah dalam Yesus Kristus, maka berkat-berkat-Nya akan tercurah dengan melimpah dalam hidup kita.

Keberhasilan atau kemajuan yang diraih dalam hidup ini sering membuat kita bangga dan bermegah. Ini sesuatu yang wajar dan manusiwai. Namun Paulus mengingatkan bahwa semua itu kita alami karena Allah. Semua itu karena kuasa, kasih dan kebaikan-Nya bagi kita semua.

Seorang presiden Amerika pernah berpidato seperti ini: “Jangan tanya apa yang sudah negara berikan kepada Anda, tetapi tanyakanlah apa yang sudah Anda berikan untuk negara.” Ungkapan filosofis ini mengandung makna bahwa semua orang yang ingin maju harus menilai dirinya dan bertanya tentang apakah yang sudah diperbuatnya bagi orang lain. Dalam terang filisofi yang sama, jangan tanya apa yang sudah dan akan Tuhan berikan bagi kita. Karena ditanya atau tidak, tanpa kita sadari perbuatan baik Tuhan kepada kita sungguh tak terkirakan. Karena itu yang penting dan patut renungkan adalah apa yang akan kita berikan untuk Tuhan selama kita hidup di dunia ini? Itulah kerangka hidup yang bernilai di hadapan Tuhan. Seperti itu jugalah kita memegahkan diri dalam prinsip kekristenan kita, yakni bermegah dalam Kristus. Pemegahan diri karena Salib-Nya. Kita siap menderita bersama-Nya sampai akhirnya kita dimenangkan dalam kemenangan-Nya.

Baca juga  LOVE OR LUST

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here