Oleh: Yerry Tawalujan Nehemia 5:5-6 _Sekarang, walaupun kami ini sedarah sedaging dengan saudara-saudara sebangsa kami dan anak-anak kami sama dengan anak-anak mereka, namun kami terpaksa membiarkan anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan kami menjadi budak dan sudah beberapa anak perempuan kami harus membiarkan diri dimiliki orang. Kami tidak dapat berbuat apa-apa, karena ladang […]
Kategori: Opini & Analisa
Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi
Oleh: Yerry Tawalujan “Salus populi suprema lex esto. The safety of the people shall be the highest law. *Marcus Tullius Cicero* Tujuan berdirinya negara adalah untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan mengusahakan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat. Keselamatan dan kemakmuran rakyat adalah tujuan utama bernegara. Untuk menjalankan negara diperlukan hukum dan perundangan. Cicero benar […]
Seri Kepemimpinan Kristen: Bagian I
Oleh: P. Adriyanto *”Siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.”* *Matius 5:41* Ayat di atas adalah perintah Tuhan Yesus yang diadopt oleh behavioral scientist dan pakar manajemen menjadi *Go Extra Miles*. Makna dari go extra miles ini adalah: • melakukan usaha ekstra untuk mencapai keberhasilan. […]
PRO KONTRA PERPPU NO. 2 TAHUN 2017: BENARKAH PEMBUBARAN ORMAS OLEH KEMENKUMHAM MELANGGAR HAK ASASI?
Oleh: Yerry Tawalujan Keluarnya Perppu No. 2 tahun 2017 tentang pembubaran organisasi kemasyarakatan (ormas) anti Pancasila menuai pro dan kontra di masyarakat. Tokoh-tokoh masyarakat sampai pejabat publik ikut bersuara. Banyak yang mendukung, tapi tidak sedikit juga yang menentang. Sebenarnya, duduk soal Perppu No. 2/2017 tidak rumit jika ditelaah dengan objektif. *APA […]
Mengapa Saya Bangga dengan Jokowi!
Oleh: Jeannie Latumahina Jokowi adalah sosok Presiden RI yang sangat kuat,tenang, selalu terlihat tenang, dan berjalan bersama merangkul tokoh politik, masyarakat dan pemuka agama.Beliau tidak pernah terlihat berjalan sendirian dalam mewujudkan semua kebijakan yg holistik dan berintegrasi.Selalu merangkul semua pihak dalam menjawab setiap tantangan berbangsa dan bernegara.. Ketika masyarakat sibuk berwacana dengan radikalisme […]
Ketika Menang Mutlak Bukan Pilihan
Oleh: Yerry Tawalujan “Dalam mengepung musuh, selalu sediakan jalan baginya untuk meloloskan diri”, _Sun Tzu_ Empat abad sebelum masehi Sun Tzu sudah mengajarkan ilmu perang yang masih relevan dan banyak dipakai hingga kini. Ketika musuh dalam keadaan kalah tidak berdaya sekalipun, hindari keinginan mendapatkan kemenangan mutlak. Sediakan opsi jalan keluar untuk […]
SERIGALA BERBULU DOMBA: ANCAMAN RADIKALISME BERBAJU AGAMA
Oleh: Yerry Tawalujan Sajak Taufik Ismail yang ditulis tahun 2000 dengan judul “Demokrasi Kebun Binatang” cukup menggelitik. Sajak itu ditulis sebagai ekspresi penolakannya terhadap ide pencabutan Tap MPRS No.XXV tahun 1966 tentang pembubaran PKI dan pelarangan paham komunisme, Leninisme dan Marxisme. Sajak demokrasi kebun binatang itu bercerita tentang pemaksaan serigala untuk dimasukkan dalam […]
GEREJA DAN POLITIK: BAGAIMANA SEHARUSNYA PERAN PIMPINAN GEREJA DALAM POLITIK?
Oleh: Yerry Tawalujan Keterlibatan gereja, khususnya pimpinan gereja dalam politik telah menjadi topik yang “seksi” dan tak habis-habisnya dibahas. Bolehkah pimpinan gereja terjun dalam dunia politik? Sejauh mana pimpinan gereja bisa terlibat dalam politik? Tentu jawabannya beragam. Tidak ada satu jawaban yang sama untuk pertanyaan ini. *APA ITU POLITIK?* Menarik […]
CUPLIKAN PIDATO BUNG KARNO 1 JUNI 1945 PADA SIDANG DOKURITSU ZYUNBI TYOOSAKAI, YANG TERKENAL DENGAN “LAHIRNYA PANTJA SILA”
“…Prinsip yang kelima hendaknya : Menyusun Indonesia Merdeka dengan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Prinsip K e t u h a n a n Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan Tuhannya sendiri. Yang Kristen menyembah Tuhan menurut petunjuk Isa al Masih, yang Islam bertuhan menurut petunjuk Nabi Muhammad […]
Mahabharata, Jokowi dan Pilpres
Oleh: Yerry Tawalujan “Hati yang penuh dengan kebencian tidak akan pernah mengenal kata puas. Kebencian adalah bara api kejam yang menghabiskan energi orang yang menghidupinya.” Dalam kitab epos Mahabharata yang ditulis kembali oleh C. Rajagopalachari, dikisahkan bahwa Duryudana putra mahkota Kurawa sangat benci dan iri hati melihat keberhasilan saudara-saudara sepupu mereka Pandawa lima. […]
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




