JANGAN SAMPAI DISESATKAN

0
655

Baca: 1 Yohanes 2:18-27

*”Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.” 1 Yohanes 2:22*

Seorang percaya yang peka rohani pasti menyadari bahwa saat-saat ini adalah masa akhir dari akhir zaman. Keadaan, kejadian atau peristiwa yang sedang terjadi di dunia ini semakin menguatkan bahwa kedatangan Kristus yang kedua kalinya sudah teramat dekat. Alkitab menyatakan bahwa sebelum hari itu tiba akan ada tanda-tanda menyertai: pemberitaan Injil ke seluruh dunia, terjadinya kemurtadan, penyesatan, kesukaran atau masa-masa sulit, dan sebagainya. Firman Tuhan menasihati: “…berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi,” (Matius 24:6b).

Tanda lain yang semakin mempertegas tentang akhir zaman adalah munculnya antikristus walaupun sesungguhnya hal antikristus ini bukalah sesuatu yang baru, karena sudah ada sejak lama, bahkan semasa rasul Yohanes sudah ada. Kata antikristus ditulis lima kali dalam Perjanjian Baru, semuanya ada dalam tulisan Yohanes ini. Apa pekerjaan antikristus ? Berusaha merusak persekutuan hidup orang percaya dengan menyisipkan kebohongan dalam kebenaran, atau ajaran yang menyesatkan. Hal nyata yang ditunjukkan oleh antikristus adalah sikap penolakan dan penyangkalan terhadap Bapa dan juga Anak (ayat nas). Dengan ajaran palsunya antikristus secara tegas menolak Kristus sebagai Anak Bapa dan menolak doktrin inkarnasi Kristus, “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.” (2 Yohanes 1:7). Penolakan terhadap Kristus sebagai Anak otomatis juga menolak Bapa yang mengutus Anak-Nya untuk menebus dosa umat manusia (1 Yohanes 4:9-10).

Menghadapi situasi zaman ini kita tidak boleh menyerah, justru ini kesempatan bagi kita untuk terus membangun manusia rohaniah, “sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,” (Efesus 4:14).

Seberat apa pun tekanan yang ada jangan sampai kita menyangkal Kristus, sebab tersedia mahkota kehidupan bagi kita yang setia dalam iman sampai akhir.

*Disadur dari Renungan Harian Air Hidup,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here